Hari Kedua, Basarnas: Sudah Ada 34 Kantong Jenazah

Tim Editor

Kepala Basarnas di posko evakuasi Basarnas, JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Hingga hari kedua evakuasi pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, sudah ada 34 kantong jenazah yang dibawa tim Basarnas dari tempat jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. 

"Jadi sampai jam 13.00 siang, sudah ada 24 kantung jenazah. Kemudian tadi ditambah lagi dua kantung jenazah, ini sekarang lagi on the way dari Tanjung Karang ke tempat ini (JICT 2) delapan kantung jenazah. Jadi 24 tambah dua tambah delapan ada 34," kata Kepala Basarnas M Syaugi di posko evakuasi Basarnas, JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (30/10/2018).

Syaugi berharap, tim SAR gabungan ini dapat terus membawa kabar baik dengan semakin banyaknya penemuan. Karena itu, dia mengajak seluruh tim untuk berusaha dengan semaksimal mungkin.

"Mudah-mudahan ini terus kita berusaha semaksimal mungkin dengan sinergitas dengan teman-teman yang lain semakin banyak yang kita temukan," ujarnya.

Untuk kantong yang berisi jenazah akan dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diidentifikasi. Sementara yang berisi akan diidentifikasi di posko di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.


(Ilustrasi/era.id)

Diketahui sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang berangkat dari Jakarta pada pukul 06.20 WIB dan diperkirakan mendarat di Pangkalpinang sekitar pukul 07.05 WIB.

Namun, berdasarkan informasi dari air traffic control, pesawat tersebut JT 610 kehilangan kontak pukul 6.50 WIB dan dipastikan jatuh di laut perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Sebelum hilang kontak, pesawat ini sempat meminta untuk kembali ke base.

Pesawat ini membawa 178 penumpang dewasa, seorang anak dan dua bayi, dengan pilot, kopilot, dan enam awak pesawat.

Tag: lion air

Bagikan: