Dolar AS Nyaris Kembali Dekati Rp14.900

Tim Editor

Ilustrasi nilai tukar rupiah (Mahesa/era.id)

Pergerakan nilai tukar (kurs) rupiah terus bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pagi ini, mata uang Paman Sam itu bahkan nyaris kembali menyentuh angka Rp14.900 per dolar AS.

Mengutip data perdagangan Reuters, Selasa (13/11/2018) pukul 09.06 WIB, dolar AS dibuka pada level Rp14.810 dengan angka tertinggi yang ditransaksikan di pasar spot perdagangan berada di Rp14.884. 


Secara year to date (ytd) atau dari awal tahun hingga saat ini, dolar AS sudah menguat terhadap rupiah sebesar 8,6 persen. Bahkan rupiah sudah melemah 0,54 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin. 

Di sisi lain, harga jual dolar AS kembali menembus di atas Rp14.700 per dolar AS. Bank BCA menjual pada kisaran Rp14.873 sampai Rp14.903. Sedangkan harga jual tertinggi dicatat oleh Bank Mandiri yang menjual dolar AS Rp14.945, pada pukul 09.14 WIB.



Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengungkapkan ada tiga penyebab nilai tukar rupiah sempat menguat dalam waktu relatif cepat. Faktor pertama adalah kepercayaan investor global yang meningkat karena membaiknya indikator ekonomi domestik seperti realisasi pertumbuhan ekonomi domestik triwulan III-2018 serta laju inflasi tahun ke tahun (yoy) sebesar 3,16 persen hingga Oktober 2018.



Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2018 sebesar 5,17 persen tahun ke tahun (yoy), yang utamanya didorong oleh kinerja konsumsi rumah tangga. Perry menilai pasar merespon positif dari perbaikan data pertumbuhan ekonomi yang masih di atas lima persen. Meski dalam kondisi yang masih diliputi ketidakpastian serta laju inflasi yang masih berada di bawah sasaran 3,5 persen.

"Penyebab kedua adalah pemberlakukan pasar valas berjangka untuk domestik atau Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) yang baru diterbitkan oleh bank sentral dan efektif sejak 1 November 2018 untuk menjaga pergerakan rupiah," seperti dikutip dari Antara.

Penyebab ketiga adalah meredanya perang dagang antara AS dan China menyusul rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di perhelatan G20 pada akhir November 2018.

Tag: nilai tukar rupiah dolar as rupiah keok

Bagikan: