BPN Laporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers

| 25 Jan 2019 19:06
BPN Laporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers
BPN Laporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers (Mery/era.id)
Jakarta, era.id - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, melaporkan tabloid bertajuk 'Indonesia Barokah' ke Dewan Pers. Lantaran isi dari pemberitaan tabloid tersebut sangat memojokkan pasangan presiden dan wakil presiden nomor urut 02.

Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Nurhayati menilai isi dari pemberitaan tabloid ‘Indonesia Barokah’ memuat konten yang benuansa fitnah kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Karena tabloid 'Indonesia Barokah' edisi I Desember 2018 baik judul maupun isi kontennya mengandung fitnah dan ujaran kebencian kepada Bapak Prabowo Subianto selaku capres dan Bapak Sandiaga Salahudin Uno selaku cawapres nomor 02," kata Nurhayati, di Kantor Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2019).

Di samping itu, Nurhayati juga membawa barang bukti yakni tabloid 'Indonesia Barokah' yang telah tersebar di beberapa wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat, untuk ditunjukan kepada Dewan Pers.

Nurhayati menegaskan, pada halaman ke enam terdapat tulisan yang sangat menyerang Prabowo selaku calon presiden.

"Beberapa isi konten tabloid 'Indonesia Barokah' tersebut memberitakan makna negatif yang mendiskreditkan capres nomor 02 Bapak Prabowo Subianto dan cawapres Bapak Sandiaga Salahudin Uno pada halaman enam yang berjudul 'Membohongi Publik untuk Kemenangan Politik?'," terangnya.

BPN menganggap pemberitaan 'Indonesia Barokah' tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik yakni Pasal 1, 3, 4 dan 8, serta tidak sesuai dengan Surat Edaran Dewan Pera Nomor 02/SE-DP/VIII/2018 tentang Posisi Media dan Imparsialitas Wartawan Dalam Pemilu 2019.

Sekadar informasi, tabloid Indonesia Barokah memuat berita mengenai Prabowo, Obor Rakyat, hingga aksi 212. Namun, penerbit tabloid ini tak jelas. Bahkan, salah satu edisi tabloid ini mengusung headline 'Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik?'.

Tabloid Indonesia Barokah diberitakan telah beredar sejumlah tempat seperti di rumah-rumah warga, masjid hingga pesantren di daerahJawa Tengah dan Jawa Barat.

 

Rekomendasi