Kasih Kalender Saat Bagi Rapor, Caleg Ini Dipantau Bawaslu

Tim Editor

Kantor Bawaslu. (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Timur tengah menelusuri dugaan pelanggaran kampanye Caleg DPRD Gerindra Zuhdi Mamduhi di sekolah MI Nurul Huda, Cakung, Jakarta Timur.

"Saat ini kami bersama Sentra Gakkumdu Jakarta timur tengah memproses penanganan dengan menjadwalkan pemanggilan caleg yang bersangkutan hari ini. Namun kami belum mendapat konfirmasi apakah beliau hadir atau tidak," tutur Anggota Bawaslu Jaktim Ahmad Syafrufin kepada era.id, Senin (4/3/2019).

Ahmad menjelaskan, kasus ini berawal dari temuan Bawaslu Jaktim tentang pemasangan spanduk bertuliskan 'Bawaslu & Kementerian Agama segera tindak tegas kasus pembagian kalender undian umroh serta kampanye H. Zuhdi Mamduhi Caleg Gerindra & Prabowo Sandiaga saat pembagian rapor di dalam kelas sekolah MI Nurul Huda, Cakung Barat, Jakarta Timur'


Spanduk yang ditemukan Bawaslu (Foto: Istimewa)

"Kemudian kami memulai penanganan dugaan pelanggara kampanye sejak tanggal 21 Januari. Proses penanganannya dijadwalkan selama 14 hari kerja," ucap dia.

Lanjut Ahmad, Bawaslu sudah memeriksa yayasan, kepala sekolah, dan guru sekolah MI Nurul Huda. Dari pihak sekolah, kata Ahmad, sudah mengakui adanya pembagian kalender tersebut. 

Bawaslu juga telah mendapatkan bukti materi yang diduga bermuatan kampanye tersebut.

"Informasi dari saksi yang kita panggil saat klarifikasi sebelumnya, di situ terjadi pembagian rapot di kelas, dan dibagikan juga kalender," ungkap Ahmad.


Kalender yang dipermasalahkan (Foto: Istimewa)

Terkait bagaimana caleg itu membagikan materi yang diduga bermuatan kampanye itu, sebut Ahmad, Bawaslu masih membutuhkan keterangan dari caleg yang bersangkutan.

Diketahui, Caleg DPRD Gerindra Zuhdi Mamduhi diduga melanggar pasal 280 ayat (1) huruf h yang menyebutkan peserta pemilu dilarang berkampanye menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

Ia merupakan caleg Dapil DKI Jakarta 4, yang meliputi wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, yang terdiri dari Kecamatan Matraman, Kecamatan Pulogadung dan Kecamatan Cakung.

Sekolah MI Nurul Huda, Cakung, Jakarta Timur (Foto: Istimewa)

Tag: bawaslu caleg bermasalah

Bagikan: