7.826 Surat Suara Rusak di Bandung Belum Diganti

Tim Editor

Proses penyortiran surat suara (Arie/era.id)

Bandung, era.id - Sebanyak 7.826 surat suara Pemilu 2019 dinyatakan rusak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung. Temuan ini ditemukan KPU usai dilakukannya penyortiran surat suara di gudang logistik KPU. 

Menurut Ketua KPU Kota Bandung Suharti, kerusakan surat suara yang ditemukan diakibatkan proses pencetakan yang tidak sempurna, sehingga ada tinta yang meluber, noda dan sobek saat proses pengepakan. Kerusakan surat suara paling banyak ditemukan terjadi untuk Pilpres.

"Kita sudah mengajukan ke Biro Logistik KPU RI, tapi memang kita belum dapat kabar kapan akan dipenuhinya. Kalau untuk surat suara legislator kan percetakannya ada di Gramedia, Rancaekek. Kalau yang surat suara presiden, penyedianya ada di Kudus yang jelas diharapkan sebelum H-3 sudah ada dikita," kata Suharti, Bandung, Kamis (11/4/2019).

Suharti menjelaskan jumlah surat suara pengganti akan segera diajukan setelah proses penyortiran selesai. Berdasarkan data sementara, hasil sortir dan lipat KPU Kota Bandung, diketahui jumlah kekurangan surat suara mencapai 42.483 lembar.


contoh surat suara yang rusak (Arie/era.id)

Secara keseluruhan seluruh jenis surat suara Pemilu 2019 yang layak digunakan sebanyak 8.844.296 lembar. Dari surat suara Pemilu 2019 yang diterima oleh KPU Kota Bandung dari perusahaan percetakan 8.846.733 lembar.

"Kebutuhan surat suara yang diajukan oleh KPU Kota Bandung yaitu sebanyak 8.890.195 lembar," ujar Suharti.

Pengepakan logistik Pemilu 2019 itu disusul dengan dilakukannya penyaluran ke tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Targetnya, penyaluran logistik Pemilu 2019 ke tingkat PPK akan rampung sebelum satu hari sebelum pencoblosan di Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Tag: kpu pemilu 2019 pilpres 2019

Bagikan: