Aksi Cak Lontong dan Tawa Renyah Brimob di Bawaslu

Tim Editor

Cak Lontong menghibur para polisi dan brimob yang berjaga di gedung Bawaslu, Jakarta Pusat. (Wardhany/era.id)

Jakarta, era.id - Jenuh, mungkin itulah yang dirasakan oleh para Polisi dan Brimob yang berjaga di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Setelah berjibaku melawan para perusuh dalam demo tanggal 21-22 Mei, mereka masih harus menjaga gedung tempat pengaduan kecurangan Pemilu 2019 disampaikan.

Tapi, kejenuhan itu setidaknya terobati setelah hadirnya komedian Cak Lontong bersama Insan Nur Akbar, bersama satu rekannya. Ketiganya berkolaborasi membawakan lawakan-lawakan yang berhasil mengundang tawa para Polisi dan Brimob itu.

Dilihat era.id, para anggota Brimob dan Polisi yang duduk lesehan di area parkiran Gedung Bawaslu tampak terhibur. Keceriaan tampak di wajah mereka. 

Setelah menghibur, Lies Hartono --nama asli Cak Lontong-- mengatakan dia senang bisa menghibur para anggota petugas yang sedang menjaga gedung ini. Dia pun mengaku, aksinya menghibur para petugas keamanan kali ini terasa berbeda.

"Di sini situasinya lebih dekat saja. Kita menjadi lebih gembira juga, karena mereka yang bertugas menjaga di sini menjadi ikut terhibur itu terlihat tertawa lepas ikut senenglah," kata Cak Lontong kepada wartawan, Rabu (29/5/2019).

Dia juga mendukung aparat kepolisian bersama Brimob yang berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban pascademo yang berakhir ricuh itu. "Kita melihat bahwa para petugas penjaga ini sangat sesuai dengan prosedur yang jelas," ungkapnya.

Salah seorang anggota kepolisian yang duduk lesehan dan menonton pertunjukkan Cak Lontong itu mengaku senang dengan adanya hiburan. "Senang bisa ketawa-ketawa lihat Cak Lontong," katanya.

Selama pertunjukkan setengah jam, Cak Lontong bersama dua rekannya membawakan lawakan-lawakan menghibur. Semua lawakannya itu berkaitan dengan profesi polisi dan keluarganya. 

"Sebentar lagi sudah mau azan, kalau azan jangan kencang-kencang," kata Cak Lontong.

"Lho, azan itu kan panggilan," sahut Akbar, rekannya melawak.

"Mana ada azan kencang-kencang, adanya kan Allahuakbar, Allahuakbar," kata Cak Lontong lagi disambut tawa para anggota Polisi dan Brimob.

Usai azan Magrib berkumandang, para anggota kepolisian dan Brimob itu kemudian menikmati santapannya untuk membatalkan puasa mereka.

Tag: sesudah keputusan kpu

Bagikan: