Mungkin ini Penyebab LRT Velodrome-Kelapa Gading Belum Beroperasi

Tim Editor

    LRT Kelapa Gading-Velodrome (Foto via @DKIJakarta)

    Jakarta, era.id - Seluruh rel sudah terpasang. Rangkaian kereta juga sudah dua kali digelar uji coba publik. Toh Lintas Rel Terpadu (LRT) jalur Velodrome-Kelapa Gading tak kunjung juga diresmikan ke publik. Ada masalah?

    Rupanya, segala proses anggaran proyek ini sedang diaduit oleh Pemprov DKI. Dan hingga saat ini, proses audit anggaran masih terus berlangsung.

    "Yah sekarang sedang diproses audit," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) dilansir Antara.

    Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik melempar kecurigaan karena izin operasional LRT Jakarta belum juga terbit. Bagi Taufik, proyek LRT sangat mubazir. Proyek yang gagal dari sisi waktu, fungsi hingga efisiensi anggaran. Nilainya pembangunannya untuk satu kilometer menelan dana sebesar Rp1,1 triliun. Jadi totalnya Rp5,8 triliun untuk pembangunan 5,2 kilometer.

    "Proyek LRT Kelapa Gading - Velodrome menurut saya proyek gagal, pertama gagal waktu (penyelesaiannya) dulu ramainya karena untuk mengangkut atlet dan penonton Asian Games," kata Taufik beberapa waktu lalu.

    Taufik malah menyarankan Anies supaya persoalan ini dilaporkan saja kepada KPK supaya bisa dilakukan kajian. Namun usulan ini belum direspon Anies. Mantan Mendikbud ini masih menunggu dulu hasil audit tim nya.

    "Kita lihat dulu hasilnya (audit)," ucap Anies.


    Gubernur DKI Anies Baswedan (Mahesa/era.id)

    Sedikit informasi, Lintas Rel Terpadu tak sama dengan MRT meski sekali tak ada yang beda. LRT punya kapasitas lebih kecil dan kecepatan lebih rendah dibandingkan MRT. Namun moda transportasi ini sudah pasti lebih cepat dibanding commuterline atau bus meski punya lajur khusus.
     

    Tag: lrt

    Bagikan :