BJ Habibie Lebih Butuh Doa Ketimbang Hoaks

Tim Editor

Presiden ke-3 BJ Habibie, (Foto Instagram @Habibiecenter)

Jakarta, era.id - Kondisi Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, masih dirawat intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Sejumlah dokter spesialis dari Tim Dokter Kepresidenan, masih memantau kondisi fisik BJ Habibie.

Diwakili putra bungsu BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie, keluarga menyampaikan kondisi pakar penerbangan itu yang sedang beristirahat total akibat ada masalah pada jantungnya. Keluarga meminta doa kesembuhan bagi kondisi ayahnya.

"Mohon dimengerti, bapak itu agak sepuh ya. Sudah di atas 80 (tahun), yakni 83 (tahun) menginjak ke 84 tahun. Beliau beraktivitas sangat tinggi, sehingga bapak suka lupa bahwa beliau itu 80-an. Karena otaknya masih jalan tapi sesuai natural manusia badan kan, enggak akan selalu ikut," kata Thareq kepada wartawan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (9/10) malam.

"Keadaan bapak sudah stabil membaik, cuma bapak sangat lemas, sangat capek diajak ngomong. Bereaksi ditanya, manggut bisa," imbuhnya.


Putra bungsu BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie (dok. istimewa)

Dalam kesempatan itu, pria yang mengenakan penutup di sebalah matanya itu angkat bicara soal kabar hoaks terkait kondisi sang ayah. Terlebih mengatakan bahwa BJ Habibie telah meninggal dunia, sampai mengirimkan ucapan bela sungkawa secara langsung mau pun lewat media sosial.

"Saya belum apa-apa, sudah dapat Inalillahi. Ya Allah, gimana sih? Saya tanya yang meninggal siapa, (mereka bilang) loh, bapak, loh," ujar Thareq yang kini menjadi juru bicara keluarga untuk menyampaikan kondisi terkini sang ayah.

Ia menyesalkan berbagai isu hoaks yang beredar. Thareq hanya meminta doa semua pihak agar ayahnya bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Mengenai perawatan sang ayah, Thareq mengatakan kalau pihak keluarga tak akan membawa BJ Habibie ke Jerman. Sebab dirinya percaya dengan Tim Dokter Kepresidenan yang menangani ayahnya.

"Tidak, tidak, tim dokter di sini bagus kenapa harus dibawa ke Jerman?Lagipula sebagai orang tua yang sakit, kalau terbang dalam jarak jauh dan beliau dalam keadaan begini ya lebih bahaya," lanjutnya. 

Selagi beristirahat penuh, keluarga BJ Habibie juga memutuskan untuk membatasi kunjungan tamu di rumah sakit maupun di rumah. Ia pun meminta pengertian bahwa Habibie sudah sepuh dan tidak bisa beraktivitas seperti dulu. "Mohon benar-benar dimengerti kecuali terpenting mohon doanya saja mohon usahakan doakan saja."

Tag: bj habibie sakit kesehatan bj habibie

Bagikan: