Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperkirakan Topan Hagibis akan menerjang wilayah pantai timur. Badai ini berpotensi menimbulkan dampak yang lebih besar dibanding topan sebelumnya.
Penduduk Jepang tengah dan timur sejak kemarin telah bergegas menuju ruang bawah tanah usai angin topan mendekat dari Samudera Pasifik. Angin topan itu diperkirakan bakal berkembang dengan cepat menjadi berstatus topan super dalam kurun waktu 18 jam.
Dikutip AFP, Topan Hagibis diperkirakan memiliki kecepatan angin maksimal mencapai 162 kilometer per jam. Topan ini membawa angin serta hujan. Otoritas setempat telah mengerluarkan peringatan gelombang tinggi dan badai serta telah mengimbau warga untuk melakukan evakuasi tahap awal pada Jumat (11/10).
Baca Juga: Era Baru Arab Saudi di Tangan Pangeran Mahkota
Topan Hagibis sebelumnya dilaporkan telah bergerak di perairan Pasifik Barat dengan kecepatan angin mencapai 270 kilometer per jam. Kemudian topan diprediksi akan bergerak menuju wilayah tengah pantai Jepang dan arah yang tidak pasti.
-
Kena Skandal Kejahatan Seksual Bareng Jeffrey Epstein, Mantan Dubes Inggris Peter Mandelson Bakal Diselidiki
05 Feb 2026 20:031 -
2
-
Anggota DPRD Kenneth Temukan Jalan Rusak Parah di Flyover Pesing Jakbar
06 Feb 2026 08:063 -
Putra Mahkota Norwegia Nangis di Sidang Kasus Pemerkosaan, Klaim Rekaman Seks Tidak Pernah Disebar
05 Feb 2026 18:104 -
Pria Bali Pembawa Istri Sakit yang Tikam Penghalang Jalannya Divonis 2 Tahun Penjara
06 Feb 2026 07:065