Jelang Pelantikan Presiden, DPR Berubah Rupa

Tim Editor

Gerbang DPR yang berubah rupa (Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih hanya tinggal menghitung hari. Sebagai tuan rumah, segala persiapan dilakukan DPR/MPR. Mulai dari pengamanan, hingga mengubah warna tembok gedung mereka.

Dari pantauan era.id, rona dasar tembok gedung DPR yang semula berwarna hijau berganti menjadi putih. Begitu juga dengan warna pagar, yang awalnya senada dengan tembok, juga diganti dengan urna hitam.

Tembok dan warna pagar yang hampir selesai dicat adalah bagian belakang gedung DPR Jalan Gelora. Sedangkan, dari pintu gerbang utama di Jalan Gatot Subroto baru sebagian yang selesai dicat.

Pagar sisi kiri dari arah dalam, atau sisi kanan dari arah luar gedung sudah berganti rona menjadi hitam. Sedangkan sisi sebelahnya belum dicat.

Salah satu pamdal yang enggan disebut namanya menjelaskan, tembok dan gerbang sudah dicat mulai dari kemarin.

"Sudah dicat dari kemarin. Tapi yang gerbang sisi kanan (dari arah dalam) belum dicat. Mungkin nanti malam. Karena nunggu ditutup, kan takut catnya enggak kering," katanya, kepada era.id, di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Sementara, pagar utama sisi kiri dari arah dalam gedung memang tidak dipergunakan untuk masuk dan keluar gedung. DPR hanya membuka satu pintu sebagai akses masuk dan keluar gedung.


Tembok kompleks parlemen yang catnya berubah jadi putih (Mery/era.id)

Sekjen DPR Indra Iskandar menjelaskan, penggantian warna tembok dan pagar dalam rangka menyambut pelantikan yang akan digelar pada 20 Oktober.

Setelah unjuk rasa beberapa waktu lalu, pagar dan tembok gedung DPR/MPR menjadi sesaran massa. Setidaknya, pagar pintu masuk belakang gedung rusak, dan banyak coretan di tembok gedung ini.

Karena itu, Indra menjelaskan, penggantian warna dimaksudkan agar gedung DPR/MPR kembali terlihat rapih dan terawat. Warna putih, kata Indra, menjadi pertimbangannya pihaknya.

"Supaya lebih rapi kemaren kan belang-belang. Iya (putih) supaya terlihat lebih cerah dan bersih," tuturnya, saat dihubung era.id

Saat ditanya mengenai mengapa warna hijau sebagai ciri khas gedung Parlemen diganti, Indra menegaskan, bahwa hijau bukan warna yang identik dengan DPR.

"Warna hijau bukan ciri khas DPR. Yang punya ciri khas itu parpol," ucap Indra.

Bagikan: