Mahfud MD Hingga Nadiem Makarim Siap Dilantik Lusa

Tim Editor

Nadiem Makarim di Istana (era.id)

Jakarta, era.id - Beberapa tokoh nasional seperti Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD, pendiri GoJek Nadiem Makarim,  Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu, CEO NET TV Wishnutama, dan pengusaha Erick Thohir dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Satu per satu mereka memasuki Istana secara bergantian. Kuat dugaan mereka akan diangkat menjadi menteri karena datang mengenakan dress code khas menteri Kabinet Kerja yakni kemeja putih dan celana hitam meski mereka menyanggahnya.

Usai bertemu Presiden Jokowi sekitar setengah jam, Mahfud MD tidak menampik jika dirinya akan menjadi salah satu menteri di kabinet periode 2019-2024. 


Wishnutama (era.id)

Namun, menurut Mahfud, Presiden tidak menyebut secara spesifik posisi menteri apa yang akan ditempatnya nanti. "Intinya saya diminta membantu beliau menjadi salah seorang menteri," kata Mahfud Md kepada wartawan usai keluar dari Istana Kepresidenan. 

Mengenai menteri apa yang ditawarkan kepadanya, Mahfud MD mengaku Presiden Jokowi tidak menyebutkan secara spesifik. Presiden Jokowi, ungkap Mahfud, mengajaknya berdiskusi soal pembenahan hukum, masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia, upaya radikalisme, dan masalah politik. 

Baca Juga: Nadiem Makarim ke Istana, Sinyal Menteri Muda Segera Terwujud?

"Bisa Jaksa Agung, bisa Menteri Hukum, bisa Menteri Agama, bisa di politik. Saya percaya Bapak Presiden mengetahui latar belakang saya," tegasnya. 

Mahfud MD mengaku siap menjadi pembantu Jokowi karena itu tugas untuk negara. Dia menyerahkan ke Presiden untuk ditempatkan di pos kementerian apa. Menurut Mahfud, dalam pembicaraan dengan Presiden Jokowi, dia diberi informasi kalau pelantikan kabinet akan dilakukan pada Rabu (23/10) lusa.



 

Bagikan: