Berbagai Penyebab Jatuhnya Boeing 737 Max

Tim Editor

Ilustrasi Boeing 737 Max 8 (Foto: Twitter @LionAirID)

Jakarta, era.id - Penyebab jatuhnya Lion Air JT-610 pada Maret lalu perlahan-lahan mulai terungkap. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan sejumlah penyebab jatuhnya Boeing 737 MAX kepada keluarga korban, Rabu (23/10/2019).

Faktor penyebab kecelakaan Lion Air itu antara lain adanya kesalahan asumsi fungsi dari sistem anti-stall yang disebut Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) dan bagaimana pilot akan bereaksi.

Dilansir Reuters, ketergantungan pada sensor angle-of-attack tunggal membuat MCAS lebih rentan mengalami kegagalan. Sementara itu, sensor pada pesawat yang jatuh juga salah dalam perhitungan pada perbaikan sebelumnya.

Laporan KNKT itu juga menunjukkan kurangnya dokumentasi mengenai bagaimana sistem akan bekerja dalam skenario kecelakaan, termasuk pengaktifan perangkat stick shaker yang memperingatkan pilot akan bahaya. 

Selain itu, kecelakaan juga disebabkan oleh kurangnya komunikasi awak pesawat dan kontrol manual terhadap pesawat. Salah satunya kurangnya peringatan dan gangguan di kokpit.

Baca Juga: Cacat Desain Pesawat Jadi Penyebab Jatuhnya Lion Air JT-610

"Karena laporan tersebut belum secara resmi dirilis oleh pihak berwenang, masih terlalu dini bagi kita untuk mengomentari isinya," ujar seorang juru bicara Boeing kepada Reuters, menolak mengomentari lebih lanjut. Laporan akhir penyelidikan ini akan dirilis (25/10).

Sementara itu, beberapa kerabat korban yang hadir dalam pertemuan di Jakarta menyantakan kekecewaan bahwa tanggung jawab tak dilaksanakan. "Mengapa maskapai ini tak mendapat sanksi berat? Ini bukan tentang satu atau dua orang, tapi 189 orang," kata Anton Sahadi (30), yang kerabatnya menjadi korban jatuhnya pesawat itu. 

Stasiun kontrol lalu lintas udara kehilangan kontak dengan Boeing 737 MAX 13 menit setelah Lion Air lepas landas pada 29 Oktober 2018 dari Jakarta menuju Pangkal Pinang. Pesawat Lion Air JT-610 dilaporkan  jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak. Semua penumpang dan awak diduga tewas dalam kecelakaan itu.

Hanya berselang beberapa bulan saja, pesawat Ethiopian Airlines dengan model yang sama dilaporkan jatuh di dekat Addis Abba. 157 penumpang dan awak pesawat dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga: Masalah Keretakan Juga Ada di Pesawat Boeing 737-800NG Milik Garuda


 

Tag: lion air boeing lion air jatuh

Bagikan: