Kisah Anak Artis Selamat dari Aksi Begal

Tim Editor

Athalla berpose dalam angkot (Instagram/@athallanaufal7)

Jakarta, era.id - Tiga laki-laki mengenakan pakaian serba oranye tertunduk malu. Polisi bersenjata mengawalnya. Tampak sembab di mata mereka, tapi bukan karena tangisan. Barangkali itu serupa penyesalan.

Para lelaki itu adalah LH (33), YW (20), dan DH (22). Mereka adalah tiga dari lima tersangka tindak pidana yang menyasar pada anak artis dan bekas anggota DPR Vena Melinda, Athalla Naufal.


Para tersangka tindak pidana terhadap Athalla (era.id/Rizky)

"Tersangka LH memukul korban beberapa kali dan kemudian tersangka lainnya, berinisial DH, ikut memukul korban," kata Kepala Sub Direktorat Penerangan Masyarakat Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Berdasarkan penjelasan Gede, kejadian itu berlangsung pada Rabu (9/10) fajar. Waktu itu, Athalla mengendarai mobil setelah pulang dari rumah temannya di kawasan Pasar Minggu.

Athalla melewati Jalan Jagakarsa, Jakarta Selatan, sekita pukul 04.15 WIB. Tiba-tiba, sebuah mobil angkutan kota (angkot) mendekat untuk menghalangi laju mobil Athalla.

Pengendara angkot itu adalah tersangka YW. Setelah berhasil menghalangi, LH turun dari angkot dan memukul kaca mobil Athalla.

YW dan LH berteriak ke arah Athalla seraya memintanya membuka kaca mobil. Tindakan itu membuat Athalla ketakutan. Akhirnya, dia mengikuti permintaan dua penjahat itu.

Baca Juga : Penyidikan Kasus Korupsi Berimbas Pemberhentian Perwira Polisi

Athalla membuka kaca mobilnya pelan-pelan. Tapi sikap Athalla itu membuatnya malah mendapat pukulan dari tersangka LH di bagian pundak.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

jangan pernah takut selagi ga salah????

A post shared by Athalla Naufal (@athallanaufal7) on


Melihat kondisi Athalla yang kian tak berdaya, tersangka DH kemudian keluar dari angkot membawa dongkrak. DH hendak memukul Athalla dengan dongkrak itu.

Tapi untungnya, dongkrak di tangan DH tak mendarat di tubuh Athalla. Warga di sekitar kejadian, yang penasaran dengan kericuhan itu, berbondong-bondong mendekat. Para warga berhasil menolong dan membuat DH tak jadi memukul Athalla dengan dongkrak.

"Diduga ada perselisihan, ada kecelakaan lantas (pemicu masalah korban dan tersangka). Setelah diungkap, kelompok ini berniat melajukan pencurian atau begal," kata Gede.

Gede mengatakan, tiga tersangka itu awalnya berniat merampas barang-barang milik Athalla. Karena warga mulai berdatangan ke lokasi pemukulan, ketiga tersangka pun memilih melarikan diri.

Polisi menjerat tiga tersangka itu dengan pasal berlapis, yakni, Pasal 53 juncto 365 KUHP dan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. Mobil angkot M20 jurusan Pasar Minggu - Ciganjur itu dijadikan barang bukti oleh polisi.

Tag: kriminalitas angkot ngetem di margonda inisial artis ac

Bagikan: