Rival Gibran Mundur Karena Ingin Fokus Tangani Korona

Tim Editor

Fit and Proper Test PDIP (Gabriella Thesa/era.id)

Jakarta, era.id - Kandidat bakal calon Wali Kota Solo Achmad Purnomo menyatakan mundur dari pencalonan Pemilihan Kepala Daerah 2020 Kota Surakarta.

Alasannya, Purnomo ingin fokus menangani wabah COVID-19 di Kota Surakarta hingga wabah berhasil diberantas. Sedianya, Pilkada Serentak akan dilangsungkan pada 9 Desember setelah sebelumnya ditunda karena wabah virus korona baru.

"Saya tidak sampai hati, jika ditengah pandemi COVID-19 yang belum selesai harus melakukan kampanye dan sebagainya yang berkaitan dengan Pilkada," ujar Purnomo seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/4/2020).

Wakil Wali Kota Solo ini membantah menjadikan pandemi COVID-19 sebagai alasannya untuk melanggengkan jalan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wali Kota Surakarta dari PDIP. Ia juga mengaku tak ada tekanan dari manapun yang melandasi keputusannya.

Seperti diketahui, Putra sulung Presiden Jokowi tersebut tengah bersaing dengan pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa untuk memperebutkan rekomendasi Calon Kepala Daerah dalam Pilkada Surakarta dari DPP PDIP.

Kini, Purnomo sudah berbicara secara informal dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dan akan segera mengirim surat pengunduran diri.

"Saya sudah berbicara dengan Ketua DPC PDIP Surakarta, dan beliau menyetujui langkah saya mundur dari pencalonan. Saya akan melapor juga ke DPC dan mereka seharusnya memahami," ujar Purnomo.

Sementara, Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto mengatakan hingga saat ini belum menerima surat pengunduran diri Achmad Purnomo.

"Kami, DPP Partai belum menerima surat pengunduran diri Pak Pur," ujar Bambang saat dikonfirmasi era.id, Jumat (24/4).

Dengan mundurnya Achmad Purnomo, kini tinggal nama Gibran Rakabuming Raka sebagai calon tunggal di Pilkada Solo dari PDIP.


 

Tag: pilkada jateng

Bagikan: