Digaji Rp17 Juta Sekali Datang, Wanita Ini Ajari Caranya Orgasme

Tim Editor

Guru orgasme (Foto: Instagram/@veronica_trufasu)

Jakarta, era.id - Wanita bernama Veronica Trufasu punya profesi tak biasa yakni sebagai guru orgasme. Wanita berusia 32 tahun ini dibayar sebesar 1.000 poundsterling atau Rp17 juta sekali kedatangan.

Dikutip dari Daily Star, Jumat (19/6/2020), profesinya sebagai guru orgasme terinspirasi dari pengalaman pribadi. Wanita asal London itu mengaku selama ini sulit untuk mencapai kenikmatan saat bercinta.

Ia mengaku baru merasakan orgasme pertama kali di usia 30 tahun atau dua tahun lalu. Sejak saat itu ia selalu berhasil mencapai kepuasan, sehingga dengan percaya diri dia membagikan ilmunya bagi wanita yang sulit orgasme. 

"Saya mengajari wanita untuk bisa mengangkat beban dengan vagina mereka karena itu bisa mendapatkan kesensitifan dan kekuatan membangun orgasme lebih kuat," ujar Veronica.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Happy 2020!! ???????????? ???? photo credit goes to belsveta ????

A post shared by Veronica Trufasu (@veronica_trufasu) on



Sebelum menjadi master orgasme, Veronica menghabiskan biaya sebesar 30 ribu poundsterling atau Rp527 juta untuk sejumlah kursus seks, seperti teknik dan menganalisis bagaimana mencapai klimaks.

Dia menganggap ada banyak mitos di sekitar orgasme wanita dan bertekad untuk menghancurkannya. 

“Masyarakat mengatakan bahwa kamu sedang menunggu orgasme yang diberikan untukmu. Wanita mengharapkan pasangan mereka bisa memberikannya kepada mereka tetapi kenyataannya adalah tidak ada satupun yang bisa memberikanmu orgasme," ungkap Veronica.

"Kamu yang menciptakannya dengan pikiranmu sendiri, tubuhmu, seberapa banyak kamu terkoneksi, dan tingkat mencintai diri sendiri" lanjutnya.

Veronica berhasil mendapatkan 170 wanita yang mendaftar ke kelasnya yang rata-rata peserta berusia 25 hingga 40 tahun. Untuk kelas tersebut, ia menetapkan harga sebesar 1000 poundsterling atau Rp17 jutaan.

Beberapa dari kliennya adalah wanita yang sering memalsukan orgasme dan beberapa yang lainnya adalah mereka yang belum berhasil orgasme meski usianya sudah matang.

"Beberapa wanita sukses dan berbohong tentang orgasme selama bertahun-tahun kepada pasangan mereka. Jadi pria tersebut benar-benar berpikir jika pasangannya telah orgasme," kata Veronica.

"Yang lain benar-benar malu karena mereka yang sudah usia matang masih belum mencapai orgasme dan mereka tidak bisa membiarkannya begitu saja," imuhnya.

Tag: tuan guru bajang kekerasan seksual hari perempuan internasional

Bagikan: