KLHK Target Bentuk MPA di 100 Desa

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) guna meningkatkan pelibatan masyarakat dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembentukan MPA kali ini dilakukan di Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (2/3) kemarin.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK, Raffles B. Panjaitan, menjelaskan di awal tahun 2018 KLHK telah membentuk MPA di tiga provinsi yakni di Kalimantan Barat, Riau, dan Kalimantan Timur. MPA melibatkan 10 desa, dari target 100 desa rawan Karhutla. Rencananya KLHK juga akan melakukan pembinaan pada MPA di 200 desa yang telah terbentuk sebelumnya.

"Kebakaran kecil yang terjadi di wilayah desa diharapkan dapat segera diatasi oleh MPA setempat. Selain itu, MPA dapat membantu Brigade Pengendalian Karhutla KLHK-Manggala Agni, TNI, POLRI, ataupun instansi lainnya dalam melakukan upaya pengendalian karhutla", kata Raffles melalui keterangan pers yang diterima era.id, Sabtu (3/3/2018).

Pantauan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK pada Jumat (2/3) pukul 20.00 WIB, berdasarkan satelit NOAA-19, terpantau ada delapan titik. Tersebar di Riau lima titik, Jambi, Sumsel dua titik dan Sumbar. Adapun satelit TERRA-AQUA (NASA) menunjukkan tidak ada hotspot yang terpantau di wilayah Indonesia.


Masyarakat peduli api KLHK. (menlhk.go.id)

Sebelumnya, KLHK juga kembali melakukan gerakan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Tahun ini, kegiatan patroli terpadu pertama kali dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Barat. Prediksi BMKG, akan terjadi anomali dan kondisi iklim yang lebih kering pada bulan April 2018 khususnya di Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini menjadi alasan penting pelaksanaan kegiatan Patroli Terpadu sejak awal di wilayah tersebut. 

Kegiatan Patroli Terpadu wilayah Kalimantan Barat, sebagai langkah cepat pencegahan dimulai dengan sasaran 60 desa rawan karhutla. Operasi tersebut dikelola di empat wilayah kerja Daops Manggala Agni yang ada di Kalimantan Barat yaitu Daops Pontianak sebanyak 15 posko desa, Ketapang ada 12 posko desa, Singkawang 14 posko desa dan Sintang sebanyak 19 posko desa.

Tag: kebakaran hutan jokowi

Bagikan: