Yummy! Cita Rasa Sejarah dari Rendang

| 07 Apr 2018 08:52
<i>Yummy!</i> Cita Rasa Sejarah dari Rendang
Beef Rendang (sumber: Youtube)
Jakarta, era.id - Rendang lagi ramai diperbincangkan warganet di Indonesia dan Malaysia. Hal ini bermula dari kritik salah satu juri MasterChef UK pada peserta asal Malaysia yang menghidangkan ayam rendang dan nasi lemak. Juri itu menyebutkan rendang ayam buatan peserta itu tidak renyah alias crispy

Berbagai hujatan dan kritik langsung berdatangan menanggapi komentar kontroversial si juri, Gregg Wallace dan John Torode. Warganet pun tak henti-hentinya berkomentar menanggapi isu 'ayam rendang yang tidak renyah'.

 

Wah-wah, sepertinya era.id perlu membahas soal rendang nih biar kamu enggak gagal paham. Soalnya rendang ini sudah mendunia, bahkan punya banyak varian bahan maupun rasa. Sebelum makin lapar karena ngomongin rendang, yuk kita kenalan dulu sama rendang itu.

Rendang pada umumnya merupakan masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah ini banyak banget penikmatnya. Bahkan bila merujuk beberapa survei, rendang termasuk salah satu makanan terlezat di dunia lho.

Saking mendunianya, rendang sampai ikut masuk jadi bahan pembicaraan pada World Forum on Tourism Gastronomy di Kota San Sebastian, Basque, Spanyol 7-9 Mei 2017.

Bicara soal kepopuleran tentu enggak akan ada habisnya karena dalam bahasa Minangkabau, rendang itu bukanlah sebuah nama makanan melainkan cara memasak. Merujuk pada Journal of Ethnic Foods, kata 'rendang berasal dari kata Randang atau teknik memasak 'merandang' yang berarti 'menggosongkan' santan dengan api kecil hingga menghitam.

Oleh karena itu, rendang sejatinya bertekstur kering (tidak berkuah) dan berwarna kehitaman akibat proses memasak yang perlahan dengan api kecil. Proses memasak rendang bisa memakan waktu hingga 8 jam. 

Hasilnya, rendang jadi awet. Karena tahan lama untuk dibawa dalam perjalanan jauh, pada masa lampau, rendang menjadi makanan bekal untuk perantau dan orang yang naik haji.

Baca Juga: Indonesia-Malaysia Bersatu karena Rendang Crispy

Nah, orang Minang dulu percaya, kalau memasak rendang itu punya arti filosofis yang memiliki makna kesabaran, kebijaksanaan dan ketekunan. Seperti yang kita ketahui, membuat rendang yang benar-benar orisinal membutuhkan kesabaran dan ketekunan dalam mengaduk dan bijaksana dalam mengatur api. Kebijaksanaan dibutuhkan dalam memilih bahan-bahan seperti daging, cabai, dan rempah-rempah lain untuk mencapai cita rasa yang maksimal.

Oke sampai di sini kami sepakat kalau rendang itu memang enak dan bikin perut lapar, membuat masakan rendang juga butuh proses lama, jadi memang susah ya kalau si rendang ikut lomba dengan waktu yang mepet. Tapi kami tidak akan saling menyalahkan karena kita tahu rasa tidak pernah bohong. 

Tambo ciek da!

Rekomendasi