Bawaslu Kecewa PTUN Loloskan PKPI

Tim Editor

Ketua Umum PKPI Hendropriyono saat mendapatkan nomor urut 20 untuk peserta Pemilu (tim era.id)

Jakarta, era.id - Badan Pengawas Pemilu RI mengungkapkan kekecewannya terhadap Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta terkait putusan meloloskan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai peserta Pemilu 2019.

Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan, hal tersebut bertentangan dengan keputusan lembaganya yang telah menolak PKPI. Kendati demikian, pihaknya tetap menghormati putusan PTUN.

"Secara kelembagaan kami agak sedikit kecewa, putusan kami sudah menolak (PKPI). Tapi apapun putusan lembaga peradilan harus dihormati dan KPU juga sudah mengeksekusi putusan PTUN itu," katanya, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (14/4/2018).

Menurut Abhan, Bawaslu meyakini keputusannya menyatakan PKPI tidak memenuhi syarat sebagai peserta pemilu sudah tepat. Sebab, partai tersebut tidak memenuhi persyaratan keanggotaan di empat provinsi.

"Bawaslu dalam posisi apa yang sudah kami putuskan itu adalah yang paling benar baik dari sisi prosedur maupun substansi," tuturnya.

Baca Juga : PKPI Tegaskan Dukung Jokowi

Terkait dengan adanya rencana KPU RI melaporkan putusan tersebut kepada Komisi Yudisial atas dugaan pelanggaran etik hakim PTUN dalam memutuskan perkara PKPI, serta mengajukan peninjauan kembali atas putusan PTUN yang meloloskan PKPI, menurut Abhan, itu merupakan hak KPU.

"Kalau Bawaslu tidak hanya mendukung kepada KPU saja, tapi kalau ada pihak lain seperti NGO (LSM) pemantau peradilan mau lapor sah-sah saja," jelasnya.

Baca Juga : Hendropriyono Bakal Mundur sebagai Ketum PKPI

Seperti diketahui, perkara PKPI berawal dari keputusan KPU RI yang menyatakan partai pimpinan AM Hendropriyono itu tidak memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2019. Kemudian, PKPI melakukan pengaduan kepada Bawaslu RI atas keputusan KPU RI yang tidak memoloskannya menjadi peserta pemilu.

Namun, di dalam putusannya Bawaslu RI juga menyatakan PKPI tidak memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2019 karena tidak memenuhi persyaratan keanggotaan di empat provinsi.

PKPI lalu menggugat putusan Bawaslu RI ke PTUN hingga kemudian putusan Majelis Hakim PTUN membawa PKPI ditetapkan lolos sebagai peserta Pemilu 2019. Kemudian, KPU RI melaksanakan putusan PTUN itu dengan menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2019.

Kendati begitu, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya merasa perlu berkonsultasi dengan Komisi Yudisial atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Hakim PTUN dalam perkara ini. KPU juga menyatakan bilamana diperlukan akan melakukan peninjauan kembali terhadap putusan PTUN ini.


Infografis partai peserta Pemilu 2019 (Yuswandi/era.id)

Tag: pkpi pilpres 2019 pemilu 2019

Bagikan: