Hasil Audit, Facebook Tangguhkan 200 Aplikasi

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Facebook telah merilis hasil audit dan investigasinya terkait kasus kebocoran data penggunanya. Hasilnya, jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg itu menangguhkan 200 aplikasi yang bekerja sama dengannya. 

Tak hanya itu, Facebook juga memberikan peringatan pemblokiran kepada pihak pengembang aplikasi-aplikasi tersebut.

Hal itu disampaikan Ime Archibong, VP of Product Partnership dalam keterangan tertulis pada situs newsroom Facebook, yang dirilis Senin (14/5).

"Sampai saat ini ribuan aplikasi telah diselidiki dan sekitar 200 aplikasi telah ditanggguhkan dan menunggu penyelidikan menyeluruh apakah mereka benar-benar menyalahunakan data pengguna Facebook," kutip era.id, Selasa (15/5/2018).

Baca Juga: Kesepakatan Facebook dengan Indonesia

Lebih lanjut Archibong mengatakan, proses investigasi berjalan dengan lancar dan dilakukan dalam dua fase. Di mana pada fase pertama, Facebook telah mengindentifikasi setiap aplikasi yang memiliki akses data penggunanya. 

Selanjutnya, Facebook akan melakukan wawancara dan mengajukan permintaan informasi (RFI) terkait rincian aplikasi dan data yang digunakan. 

"Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menemukan semua aplikasi diduga telah menyalahgunakan data pengguna Facebook," lanjut Archibong dalam keterangannya. 

Baca Juga: Facebook Resmi Batasi Akses Pihak Ketiga

Facebook memastikan akan terus melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap aplikasi yang mengkhawatirkan itu. Facebook berjanji akan terus mengabari informasi terbaru dari hasil audit investigasi yang dilakukan.

Tag: facebook kebocoran data

Bagikan: