Pensiunnya Artidjo Bisa Picu Gelombang Kasasi-PK Koruptor

Tim Editor

Artidjo Alkostar (Yohanes/era.id)

Jakarta, era.id - Setelah pensiunnya Artidjo Alkostar dari Mahkamah Agung, muncul kekhawatiran hilangnya satu hakim yang tegas pada pemberantasan korupsi. Sejumlah pegiat anti-korupsi bahkan menilai pensiunnya Artidjo bisa jadi angin segar untuk para koruptor.

"Saya mempredikisi akan banyak gelombang kasasi atau PK yang disebabkan pensiunnya Artidjo," ujar Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Donal Fariz kepada era.id, Minggu (27/5/2018).

Donal melihat sosok Artidjo selama ini selalu menjadi ganjalan bagi koruptor untuk mengajukan upaya hukum ke tingkat yang lebih tinggi. Bukan tidak mungkin, para koruptor yang telah dihukum akan mengajukan kasasi maupun upaya peninjauan kembali atau PK.

"Sosok Artidjo selama ini menjadi ganjalan para koruptor untuk kasasi atau PK. Bahkan bukan tidak mungkin Setya Novanto (terpidana kasus korupsi e-KTP) juga akan melakukan itu," lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan koordinator ICW, Emerson Yunto yang menilai Artidjo sebagai sosok musuh bagi para koruptor. Menurut Emerson, Artidjo berperan penting dalam membangun persepsi positif Mahkamah Agung (MA).

"Pak Artidjo adalah musuh para koruptor sekaligus penjaga citra Mahkamah Agung (MA) dan pengadilan secara umum. Isu negatif MA dan pengadilan bisa tertutup oleh sosok Artidjo," kata Emerson, dalam buku 'Artidjo Alkostar: Titian Keikhlasan, Berkhidmat untuk Keadilan' halaman 303.

Baca Juga: Setelah Tangani Kasus Soeharto, Semua Jadi Mudah untuk Artidjo


Buku testimoni Artidjo (Aditya/era.id)

Emerson juga khawatir pemberantasan korupsi terdampak dengan pensiunnya Artidjo. Menurut dia, masyarakat masih memiliki sentimen negatif terhadap pengadilan saat menangani kasus-kasus korupsi.

"Justru yang kami khawatirkan adalah jika Pak Artidjo sudah purnabhakti, Mahkamah Agung dan seluruh lembaga peradilan di Indonesia ini nanti seperti apa. Kita jadi harap-harap cemas, apakah nanti Mahkamah Agung bisa lebih baik atau lebih buruk," lanjutnya.

Baca Juga: Artidjo Pulang Kampung dan Ngangon Kambing

Artidjo pensiun tepat pada usia 70 tahun, 22 Mei 2018. Setelah pensiun, dia mengatakan akan pulang ke kampung halamannya dan menghabiskan waktu di sana.

"Saya akan pulang kampung memelihara kambing. Enggak muluk-muluk saya, pulang kampung," kata Artidjo, kepada wartawan di ruang Media Center Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (25/5).


 

Tag: hakim agung artidjo alkostar mahkamah agung

Bagikan: