Keyakinan Jusuf Kalla Soal Netralitas ASN di Pilkada 2018

Tim Editor

Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (28/1/2018). (Yohanes/era.id)

Jakarta, era.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meyakini aparat sipil negara (ASN), TNI dan Polri akan bertindak netral dalam perhelatan pemilihan kepala daerah serentak 2018.

"Kemudian netralitas, saya yakin aparat netral, ada Bawaslu, ada media semua bisa melaporkan, kalau adapun itu terbukti ambil tindakan," kata Wapres Jusuf Kalla dilansir Antara, Selasa (26/6/2018). 

Kalla mencontohkan, Wakil Kepala Polisi Daerah Maluku Brigjen Hasanuddin yang akhirnya dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak netral.

Dia meyakini dengan iklim seperti saat ini, dengan pengawasan oleh Bawaslu, media dan masyarakat yang dapat melaporkan, maka ASN akan netral dalam pilkada.

Sementara itu, Kalla juga meyakini waktu pencoblosan Pilkada 2018 yang akan digelar Rabu (27/6/2018) akan berjalan dengan aman. Apalagi, tambah dia, koalisi antarpartai politik yang terbentuk sangat cair, dan tidak ada poros nasional.

Karenanya, meski ada sejumlah daerah yang rawan, Kalla yakin pilkada tetap aman.

Di sisi lain, Kalla menganggap, yang perlu diwaspadai adalah saat penghitungan suara. Dia meminta, semua pihak juga harus turut mengawasi proses perhitungan suara ini.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Polri Komjen Syafruddin mengatakan, pihaknya telah meyiapkan keamanan dalam perhelatan pilkada serentak. Sehingga, dia berharap pelaksanaan pilkada ini berjalan aman.

Polisi, tambah dia, juga telah mengantisipasi di wilayah-wilayah yang dinilai rawan terjadinya konflik seperti Papua dan NTT. Syafruddin mengatakan, khusus untuk menjaga keamanan pada masa pilkada di Papua, pihaknya telah menambah menjadi 18.000 aparat.
 

Tag: pilkada 2018 jusuf kalla

Bagikan: