Viral Warga Muhammadiyah Mau Salat Id tapi Dipersulit di Barru, Pemkab Langsung Mediasi

| 26 Mar 2026 04:49
Viral Warga Muhammadiyah Mau Salat Id tapi Dipersulit di Barru, Pemkab Langsung Mediasi
ILUSTRASI salat.

ERA.id - Viral video warga Kabupaten Barru, Sulsel, menolak jemaah Muhammadiyah untuk Salat Id Idul Fitri 2026 lebih awal pada Jumat (20/3/2026) di Masjid Masjid Nurut Tajdid di Kompleks BTN Pepabri.

Infonya masjid tersebut akan digunakan warga di luar Muhammadiyah untuk melaksanakan Salat Id Idul Fitri pada Sabtu (21/3) dan masjid tersebut diduga bukan milik Muhammadiyah.

Di media sosial banyak yang menyayangkan dan keheranan bahwa isu seperti ini baru pertama kali terjadi dan perbedaan organisasi agama tak pernah menjadi masalah runcing di Sulawesi Selatan.

Akhirnya Pemkab Barru memediasi kisruh penggunaan aset Masjid Nurut Tajdid ini. Sekretaris Daerah Pemkab Barru Abubakar mengaku semua pihak mesti mengedepankan persatuan. 

Dari rapat itu, dicarilah jalan keluar berkaitan dengan klaim kepemilikan lahan dan bangunan di masjid setempat agar konflik tidak melebar. 

Abubakar menyatakan, para pihak menyepakati persoalan ini akan menempuh jalur hukum untuk menguji keabsahannya. Kedua pihak, baik pengurus masjid maupun pengurus organisasi Muhammadiyah dipersilakan menunjukkan bukti-bukti yang dimiliki melalui lembaga peradilan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kendati demikian, untuk pelaksanaan ibadah salat di Masjid Nurut Tajdid tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada larangan bagi kedua pihak yang bersengketa.

Sementara Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Barru, Ahmad Jamaluddin mengaku Barru merupakan daerah yang sangat toleran. "Cuma miskomunikasi dan kurangnya koordinasi di antara pihak-pihak terkait," ucapnya menegaskan.  

Hal senada disampaikan Ketua Pengurus Masjid Nurut Tajdid BTN Pepabri, Suaib Arifin yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta tidak memperbesar persoalan yang dapat memecah belah masyarakat.

Rekomendasi