Bikin Merinding! Rumah Warga di Makassar Jadi Sarang Ular Piton, dari Pagar hingga Teras Penuh Anak Ular

Tim Editor

Ilustrasi ular piton (Wikimedia Commons)

ERA.id - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengevakuasi puluhan ekor anak ular piton di Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Jalan Kejayaan Selatan blok K, Selasa (29/12/2020).

Anak piton ini pertama kali dilihat oleh warga, yang rumahnya mulai dari pagar hingga terasnya jadi tempat bersarang ulang piton.

Kata Damkar Makassar, anak ular piton tersebut diduga baru dilahirkan dan induknya menetap tak jauh di sekitar rumah warga.

Sementara pemilik rumah yang bernama Akram Wardana, kaget atas fenomena yang baru dilihatnya itu. Ia pun langsung melapor ke Tim Animal Rescue Damkar Makassar.

Kepala Bidang Operasi Hasanuddin mengungkapkan Tim Animal Rescue Damkar Makassar telah mengevakuasi belasan ekor ular jenis moala (piton) di rumah Akram. "Jumlah ular sebanyak 17 ekor kurang lebih panjang sejengkal dan lebar badannya seukuran jari kelingking," kata Hasanuddin.

Hasanuddin bilang, 17 ekor anak ular minus induknya, berhasil dievakuasi saat ini tersebar di beberapa tempat dalam lokasi yang sama. "Induk ular belum ditemukan, kemungkinan masih di sekitar wilayah tersebut," bebernya.

Damkar Makassar memasukkan ular piton liar ke dalam galon (Dok. Damkar Makassar)

 

Lanjut Hasanuddin, munculnya 17 ekor anak ular yang bermotif batik berwarna cokelat ini, akibat pengaruh cuaca dan lingkungan sekitar yang dilanda banjir usai hujan deras.

Hingga saat ini pihak Damkar Makassar masih menelusuri keberadaan sarang ular beserta induknya guna mengevakuasi dari ancaman warga sekitar. "Tadi ada dari komunitas reptil yang mau mengadopsi anak ular itu untuk dipelihara," tutupnya.

Tag: makassar serangan hewan ular ular piton

Bagikan: