Heboh, Warga Daeng Tata Makassar Diteror Ular Sanca Sepanjang 5 Meter

Tim Editor

Tim Rescue Damkar Makassar usai menangkap ular sanca batik di Jalan Daeng Tata

ERA.id - Beberapa bulan terakhir warga Kota Makassar, Sulsel, diteror dengan ular. Fenomena itu masuk akal, karena hujan yang terus Makassar membuat kota itu banjir dan ular terusik serta memilih keluar dari sarangnya.

Usai warga Bumi Tamalanrea Permai (BTP) beberapa waktu lalu dihebohkan ular piton, kini warga Jalan Daeng Tata 4 Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, juga diganggu ular sanca batik.

Ular itu awalnya muncul di parit depan rumah warga bernama Abbas, Selasa (2/2/2021) kemarin. Setelah melihat ular itu melintang depan rumahnya, Abbas melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar.

Kabid Operasi Damkar Makassar Hasanuddin menuturkan sekira pukul 17:00 WITA, timnya mendapat laporan. Saat itu, 7 orang anggotanya langsung menuju ke kediaman Abbas.

Saat sampai di rumah Abbas, tim Damkar langsung menangkap 2 ular lalu disimpan disimpan khusus di kandang yang telah dipersiapkan. "Ada kandangnya. Biasanya diserahkan ke pecinta reptil (peminjaman)," tutur Mouncu sapaan akrab Hasanuddin kepada ERA.id, Selasa (2/2/2021) kemarin.

Hasanuddin bilang, selama ini keberadaan ular yang muncul di sekitar pemukiman warga adalah ular yang muncul musiman. "Ada sekitar 50 ekor karena keberadaan ular itu sepertinya musimanji, juga kadang muncul pada musim penghujan," pungkasnya.

Dari informasi panjang ular sanca batik yang baru saja dievakuasi oleh Tim Rescue Damkar Makassar sekisar 5 meter dan diperkirakan berdiameter sedang.

Tag: makassar

Bagikan: