Ibadah Jumat Agung Berlangsung Aman dan Kondusif

| 02 Apr 2021 14:09
Ibadah Jumat Agung Berlangsung Aman dan Kondusif
Pengamanan Gereja (Dok. Humas Polri)

ERA.id - Kepolisian Resor Trenggalek memperketat pengamanan ibadah Jumat Agung dibeberapa gereja yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Guna memberikan rasa aman dan memastikan kondusifitas kamtibmas, sedikitnya ratusan personel dikerahkan untuk mengamankan ibadah, Jumat, (2/4/2021).

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si yang memimpin langsung kegiatan pengamanan menegaskan, hal ini dilakukan sebagai respons atas terjadinya insiden peledakan bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar serta penyerangan yang diduga teroris di mabes Polri beberapa waktu lalu.

“Pengamanan sudah kita lakukan sejak semalam dimana ada beberapa geraja yang melaksanakan ibadah Kamis Putih.” ujar AKBP Doni.

“Untuk ibadah Jumat Agung ada 16 gereja yang kita amanakan. Kita berikan pengamanan maksimal agar bisa menunaikan ibadahnya dengan tenang dan khusyuk” Imbunya.

AKBP Doni mengatakan, pengamanan akan dilanjutkan hingga beberapa hari kedepan yakni ibadah Misa Sabtu suci atau malam paska dan misa Paskah di hari Minggu.

Pola pengamanan memang sedikit berbeda dan terasa lebih ketat dibanding hari biasanya.

Selain menurunkan tim sterilisasi sebelum ibadah dimulai, petugas juga melakukan memperketat pengawasan tersehadap setiap orang yang masuk gereja.

Setiap orang harus memalui pemeriksaan barang dan kendaraan oleh petugas yang bekerjasama dengan pemuda gereja setempat.

Disamping itu Polres Trenggalek juga menerjunkan tim patroli mobile dan unit intilejen untuk mendeteksi kemungkinan adanya orang yang secara sengaja ingin mengganggu stabilitas Kamtibmas di Kabupaten Trenggalek baik berupa aksi teror maupun sabotase.

“Kita juga perkuat cybertroop untuk patroli dunia maya dan memantau konten-konten negatif yang mengarah pada provokasi dan radikalisme” Imbuhnya.

Demikian pula dengan keberadaan petugas di lapangan, AKBP Doni telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan baik markas komando (Mako) maupun saat bertugas pengamanan dan menerapkan buddy system.

“Kita all out memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat. Jika ada yang mengatahui baik orang ataupun barang segera lapor kepada petugas sehingga bisa segera dilakukan penanganan.” Ucap AKBP Doni.

“Puji syukur, sampai saat ini kegiatan ibadah di gereja berlangsung aman dan kondusif. Tidak ada kejadian menonjol, namun kita tetap waspada.” Pungkasnya.

Rekomendasi