Program Bikin SIM Gratis Vaksin Dipertanyakan, Pakar Hukum: Asal Tidak Memaksa

Tim Editor

Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM)

ERA.id - Pernyataan Kapolres Majene Sulawesi Barat, AKBP Irawan Banuaji, terkait keharusan masyarakat memiliki keterangan vaksin sebelum mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), diklarifikasi.

Menurutnya, keharusan itu bukan seperti anggapan bahwa masyarakat harus divaksin di rumah sakit atau puskesmas, melainkan vaksin sudah disiapkan oleh Polres Majene.

Vaksin yang disiapkan Polres Majene juga gratis. "Itu bonus bagi pemohon SIM dapat vaksin," beber Irawan, Kamis (10/6/2021).

Program ini dicanangkan demi mendukung program percepatan vaksinasi nasional. "Mengingat pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Majene masih kurang maksimal." ungkapnya.

Ia pun menyarankan, agar pemohon SIM bisa membantu menekan Covid-19. "Karenanya kami mengarahkan para pemohon SIM untuk ikut vaksin," paparnya.

Saat ditanya apakah para pengurus SIM wajib divaksin terlebih dahulu, dan apakah harga SIM sesuai standar jika sudah termasuk vaksin di dalamnya? Irawan malah tak menjawab ERA.id.

Sebelumnya, Irawan mengaku kalau warga yang akan mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, diharuskan memiliki bukti vaksin awal.

"Pemohon SIM harus ada bukti vaksinnya. Jika belum ada pada saat mengurus keterangan sehat, pemohon dapat langsung diminta untuk vaksin lebih dahulu, tentu melalui kesedian dan kerelaan pemohon SIM," kata dia, di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (7/6/2021).

"Intinya, bagaimana masyarakat mau dan sukarela divaksin demi kebaikan bersama," tambahnya.

Menanggapi pernyataan itu, pakar hukum dari Unhas, Fajrul Rahman Jurdi menuturkan jika upaya yang dilakukan oleh Polres Majene dalam upaya mensosialisasikan vaksinasi ke masyarakat sudah sangat tepat. 

Alasannya, vaksinasi gratis membantu warga dalam mendapatkan vaksin secara gratis, terlebih bagi warga yang kurang mampu. 

"Polres sudah tepat kalau mereka meminta kerelaan warga yang mengurus untuk divaksin, apalagi gratis. Artinya, kita dukung itu, karena tidak semua warga punya uang untuk membayar biaya vaksin," ucap Fajrul.

Tetapi ia menegaskan, pihak Polres Majene juga tidak bisa memaksakan warga yang tidak bersedia untuk mengikuti vaksinasi. 

Sebab syarat dan ketentuan sebagai warga negara Indonesia juga berhak untuk mendapatkan SIM kendaraan tanpa embel-embel wajib mengikuti proses vaksinasi terlebih dahulu. 

"Itu tidak ada dalam persyaratan pembuatan SIM," pungkasnya.

Tag: vaksin covid-19 Sulbar sim

Bagikan: