Di-remake dari Film Horor Asal Korea Selatan, 4 Perbedaan Film Kalian Pantas Mati dan Mourning Grave

| 06 Oct 2022 11:39
Di-remake dari Film Horor Asal Korea Selatan, 4 Perbedaan Film Kalian Pantas Mati dan Mourning Grave
Film Kalian Pantas Mati (Foto: Era.id/Adelia Hutasoit)

ERA.id - Film Kalian Pantas Mati adalah film pembuatan ulang yang terinspirasi dari film asal Korea Selatan berjudul Mourning Grave yang diperankan oleh Ha-neul Kang, Kim So-eun, dan Kim Jung-tae yang dirilis pada 2004.

Kesuksesan dari film Mourning Grave membuatnya mendapatkan adaptasi di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Film Kalian Pantas Mati dibintangi oleh Emir Mahira dan Zee JKT 48 yang bakal tayang dibioskop di Indonesia pada 13 Oktober 2022.

Kedua versi ini tentunya memiliki beberapa perbedaan. Berikut 4 perbedaan film Kalian Pantas Mati dan Mourning Grave dari narasumber saat ditemui Gala Premiere XXI Metropole Cikini, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (5/10/2022).

1. Diperkuat dramanya

Film Kalian Pantas Mati (Foto: Era.id/Adelia Hutasoit)
Film Kalian Pantas Mati (Foto: Era.id/Adelia Hutasoit)

Produser film, Robert Ronny mengatakan bahwa Kalian Pantas Mati juga diperkuat dibagian drama, bukan hanya horor saja. Bumbu drama polemik para remaja juga terselip dalam film ini.

"Bukan script horor, ini dramanya juga kuat. Inilah jadi pembeda dengan genre horor aja. Kita enggak ikut-ikutan, kita beli (Mourning Grave) dari 2020 akhir," ungkap Robert Ronny.

2. Meningkatkan kualitas

Robert mengatakan bahwa film Kalian Pantas Mati lebih berkualitas dengan versi horor serta drama remaja. Apalagi, film ini juga menghadirkan kasus bullying yang dihadapi para remaja.

"Meningkatkan kualitas dari yang ada itu penting. Sutradara Ginanti Rona berhasil melakukan itu. Kita nonton film aslinya, sepakat film ini diatas dari film aslinya. Lebih drama mengena dan kita menerima dengan baik," ujarnya.

3. Kehadiran setan masker

Film Kalian Pantas Mati (Foto: Era.id/Adelia Hutasoit)
Film Kalian Pantas Mati (Foto: Era.id/Adelia Hutasoit)

Film Kalian Pantas Mati menghadirkan sosok hantu yang disebut setan masker. Menurutnya, sosok hantu ini berkaitan dengan kondisi sekarang ini.

"Pertama kali saya nulis, mungkin emang ngeliat konteks pandemi. Cuma enggak ada kaitan sama sekali. Jadi, kalau saya merasa ini keberanian Paragon. Ini adaptasi Mourning Grave," kata Alim Sudio, penulis skenario.

"Saya merasa ini sebuah kepercayaannya. Ini ada potensi cerita yang relate sama Indonesia. Entah setan bermasker, kisah romance remaja yang terlibat dalam dunia astral," lanjutnya.

4. Menampilkan dukun dan karakter berbeda

Dalam film Kalian Pantas Mati, terdapat sosok dukun yang mistisnya sangat berkaitan dengan Indonesia. Selain itu, karakter dari pemain film berbeda. Hal ini juga menjadi pembeda antara Kalian Pantas Mati dan Mourning Grave.

"Settingnya di Indonesia dan ada dukun juga. Ini Indonesia banget dan berbeda dari Korea. Kita bikin karakter yang sesuai dengan Indonesia. Saya sih lihatnya Indonesia banget." ungkap Alim Sudio.

Rekomendasi