Cara Kerja Enzim Sebagai Penyeimbang Metabolisme Tubuh

| 11 Feb 2023 07:17
Cara Kerja Enzim Sebagai Penyeimbang Metabolisme Tubuh
Struktur Enzim (Unsplash)

ERA.id - Enzim memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan, keseimbangan metabolic dan memastikan bahwa reaksi biokimia berlangsung dengan cepat dan efisien. Lantas bagaimana cara kerja enzim? Cek artikel selengkapnya.

Enzim adalah molekul biologis (biasanya protein) yang secara signifikan mempercepat laju hampir semua reaksi kimia yang terjadi di dalam sel.

Perlu diketahui, enzim sangat penting bagi kehidupan dan memiliki berbagai fungsi penting dalam tubuh, seperti membantu pencernaan dan metabolisme.

Beberapa enzim membantu memecah molekul besar menjadi potongan-potongan kecil yang lebih mudah diserap tubuh.

Enzim lainnya membantu mengikat dua molekul menjadi satu untuk menghasilkan molekul baru. Enzim adalah katalisator yang sangat selektif, yang berarti bahwa setiap enzim hanya mempercepat reaksi tertentu.

Struktur Enzim

Struktur enzim memiliki bagian-bagian utama yaitu bagian aktif, bagian subsitusi, dan bagian non-kovalen, berikut penjelasannya:

●        Bagian aktif adalah bagian enzim yang berinteraksi dengan substrat, atau bahan yang diterjemahkan oleh enzim.

●        Bagian subsitusi adalah bagian enzim yang berubah saat substrat berikatan dengan enzim, mempengaruhi aktivitas enzim.

●        Bagian non-kovalen adalah bagian enzim yang membentuk stabilitas dan bentuk enzim, tetapi tidak terlibat dalam aktivitas enzim.

Struktur enzim sangat penting untuk menentukan aktivitas dan spesifisitas enzim dalam melakukan reaksi biokimia.

Bagaimana Cara Kerja Enzim?

Dilansir dari livescience, molekul-molekul yang digunakan enzim bekerja disebut substrat. Substrat mengikat suatu daerah pada enzim yang disebut situs aktif.

cara kerja enzim (Unsplash)

Ada dua teori yang menjelaskan interaksi enzim-substrat, di antaranya:

●        Dalam model kunci-dan-kunci, situs aktif enzim dibentuk secara tepat untuk menahan substrat tertentu.

●        Dalam model induced-fit, situs aktif dan substrat tidak cocok satu sama lain; sebaliknya, keduanya mengubah bentuknya untuk terhubung.

Apapun masalahnya, reaksi yang terjadi sangat cepat - lebih dari satu juta kali lipat - setelah substrat berikatan dengan situs aktif enzim. Reaksi kimia menghasilkan produk atau molekul baru yang kemudian terpisah dari enzim, yang kemudian mengkatalisis reaksi lainnya.

Sebagai contoh ketika enzim amilase saliva berikatan dengan pati, enzim ini mengkatalisis hidrolisis (pemecahan suatu senyawa karena reaksi dengan air), menghasilkan maltosa, atau gula malt.

Beberapa Poin Penting Tentang Enzim

●        Ikatan katalitik

Enzim memiliki situs aktif yang mengikat substrate dan mempercepat reaksi. Ikatan substrate dengan enzim menciptakan kompleks enzim-substrate, memperkuat ikatan antara reaksi dan mempercepat reaksi.

●        Konformasi aktif

Enzim memiliki bentuk tridimensional tertentu yang memungkinkan substrate untuk berikatan dengan baik. Setelah substrate berikatan dengan enzim, enzim mengalami perubahan konformasi, yang disebut konformasi aktif. Ini memungkinkan substrate untuk bereaksi dan menghasilkan produk.

●        Fungsi katalitik

Enzim memfasilitasi reaksi biokimia dengan mempercepat reaksi tanpa terkonsumsi atau berubah. Enzim mempercepat reaksi dengan menurunkan energi aktivasi yang dibutuhkan untuk memulai reaksi. Ini mempermudah reaksi untuk terjadi pada suhu dan tekanan normal dalam sel.

●        Regulasi enzim

Beberapa enzim dapat dipengaruhi oleh faktor luar seperti pH, suhu, dan konsentrasi substrate. Enzim juga dapat dikontrol oleh mekanisme regulasi seperti allosteric regulation dan regulasi pembentukan enzim.

Selain  cara kerja enzim, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman

Rekomendasi