Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid, Ampuh Dibandingkan Minum Obat

| 22 Oct 2023 18:05
Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid, Ampuh Dibandingkan Minum Obat
Posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid (unsplash)

ERA.id - Setiap bulan, tidak sedikit wanita di seluruh dunia akan menghadapi tantangan nyeri haid. Lantas bagaimana posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid?

Dalam artikel ini, kita akan membahas posisi tidur yang dapat membantu mengurangi nyeri haid, sehingga Anda bisa tidur lebih nyenyak dan merasa lebih baik selama hari-hari menyakitkan ini.

Tidur dalam posisi janin dapat membantu mengurangi kram dan nyeri menstruasi dengan mengurangi tekanan pada otot perut. Kemudian tidur terlentang atau dalam posisi menyamping, seperti dalam posisi pemulihan, juga dapat membantu. Namun, tidur dengan perut menghadap ke bawah tidak disarankan.

Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid

Dilansir dari laman A.Vogel Mari kita lihat beberapa posisi tidur terbaik untuk meredakan nyeri menstruasi, termasuk bagaimana dan mengapa posisi ini dapat membantu memberikan Anda rasa lega yang sangat dibutuhkan sehingga Anda dapat tidur nyenyak selama menstruasi.

  1. Posisi janin

Meskipun tidak ada penelitian khusus mengenai topik ini, beberapa profesional kesehatan merekomendasikan tidur dalam posisi janin atau miring untuk mengurangi kram menstruasi.

Posisi janin mengacu pada posisi tubuh yang mirip dengan posisi janin dalam kandungan, yaitu berbaring pada sisi tubuh dengan lutut ditekuk ke arah dada.

Alasan di balik ini tampaknya adalah bahwa berbaring pada sisi tubuh mengurangi tekanan pada otot perut. Hal tersebut dikarenakan tekanan yang tidak perlu pada otot perut dapat menyebabkan rasa sakit dan kram tambahan selama menstruasi.

Meskipun demikian dalam praktiknya, seringkali masih temukan bahwa ketika seseorang merasa kembung dan kram saat menstruasi, menarik lutut ke dalam tubuh tidak selalu membantu. Dalam kasus tersebut, posisi berbaring menyamping mungkin lebih baik.

beberapa profesional kesehatan merekomendasikan tidur dalam posisi janin (unsplash)
  1. Posisi pemulihan

Posisi pemulihan biasa digunakan oleh petugas pertolongan pertama untuk membantu mendapatkan lebih banyak oksigen ke saluran napas seseorang sambil menunggu kedatangan layanan darurat.

Saya tahu itu terdengar agak ekstrim untuk mengatasi rasa sakit menstruasi, tetapi dari tahun-tahun pengalaman bekerja dengan wanita yang menderita dismenorea, saya tahu bahwa terkadang bisa terasa seperti itu.

Berbaring pada sisi tubuh dengan kaki bawah lurus dan kaki atas ditekuk ke arah perut dapat memberikan rasa lega pada perut seperti posisi janin, serta meningkatkan kapasitas pernapasan.

Selain itu, posisi ini juga memungkinkan Anda untuk mengambil lebih banyak oksigen yang mungkin pada gilirannya akan meningkatkan kualitas tidur Anda.

  1. Berbaring tengkurap

Berbaring tengkurap dapat menempatkan tekanan minimal pada rahim, tetapi beberapa wanita mungkin merasa posisi ini meningkatkan kebocoran.

Jika Anda merasa posisi ini adalah cara tidur yang paling nyaman saat menstruasi, maka mungkin layak mempertimbangkan produk alternatif seperti celana haid atau  menstruasi cup.

Jika Anda lebih suka berbaring tengkurap biasanya, coba letakkan bantal, bantal penyangga, atau handuk yang digulung di bawah lutut Anda.

Namun, jika Anda mengalami aliran darah menstruasi yang sangat banyak, ketahuilah bahwa merupakan tanda bahwa ada ketidakseimbangan dalam tubuh. Sehingga mencari bantuan seorang ahli herbal dapat membantu!

Selain posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…

Rekomendasi