Ini Skenario yang Akan Memenangkan Joe Biden dalam Pilpres AS

Tim Editor

Joe Biden, kandidat presiden dari Partai Demokrat. (Foto: Gage Skidmore/Flickr)

ERA.id - Tak seperti Presiden Donald Trump yang jalannya terjal untuk bisa meraup 270 suara elektoral sehingga memenangkan pilpres AS 2020, Joe Biden punya sejumlah skenario yang memungkinkan dia terpilih sebagai presiden AS untuk empat tahun ke depan.

Seperti diketahui bahwa sistem pemilu di AS tidak menghitung berapa banyak jumlah individu yang memilih seorang kandidat. Namun, sistem yang dipakai adalah 'electoral college' yang menghitung seberapa banyak distrik elektoral yang memilih suatu kandidat. Siapa yang menentukan kandidat yang diajukan suatu distrik elektoral? Para warganya.

Jadi, bila disimpulkan, hak suara tiap individu dihimpun untuk menentukan kandidat yang diajukan oleh suatu distrik elektoral.

Dalam melihat kans kemenangan Joe Biden, seseorang bisa pertama-tama menghitung jumlah suara distrik elektoral di negara-negara bagian yang sudah pasti memilihnya. Menurut CNN, Biden telah mengantongi 203 suara elektoral dari elemen ini. Bila dilihat secara sederhana, tanpa berkampanye di daerah-daerah ini, Biden sudah pasti meraup 203 suara elektoral.

Berikutnya, seseorang bisa melihat daerah-daerah yang mengalami tren keberpihakan ke arah Partai Demokrat atau menyukai visi Biden. Skenarionya adalah negara bagian Nevada (6 suara) dan Colorado (9 suara), yang dikabarkan makin menjaga jarak dengan aliran konservatif ala Trump, bisa beralih ke pihak Biden. Alhasil, ia sekarang mengantongi 218 suara elektoral.

Berikutnya adalah memasukkan negara-negara bagian yang secara tradisional mendukung Demokrat, namun, pada 2016 dimenangkan oleh Trump. Mereka adalah Minnesota (10 suara), Michigan (16 suara) dan Wisconsin (10 suara). Berdasarkan pemaparan CNN, data yang dihimpun sejauh ini menunjukkan bahwa Trump kecil kemungkinan mampu mengulang kemenangannya di negara-negara bagian tersebut pada Selasa ini.

Jadi, dengan asumsi Biden punya kans merebut kembali tiga negara bagian itu, kini ia telah mengantongi 254 suara elektoral.

Terakhir adalah memasukkan negara bagian Pennsylvania (20 suara), kampung kelahiran Joe Biden. Bila ia berhasil mengunci kemenangan di negara bagian ini, ia akan mengantongi 274 suara elektoral. Dan dengan begitu ia akan terpilih sebagai penghuni Gedung Putih selama empat tahun ke depan.

Skenario ini pada akhirnya memperbolehkan Joe Biden untuk kalah di 'medan perang' suara elektoral lainnya, yaitu Florida, Georgia, Texas, Arizona, Iowa dan Ohio.

Tag: amerika serikat Biden-Harris Pilpres amerika

Bagikan: