Laut China Selatan Memanas, Dua Kapal Perang Inggris Bakal Permanen Mangkal di Asia

Tim Editor

Carrier Strike Group 21 dari HMS Queen Elizabeth. (Foto: British High Commission New Delhi/Flickr)

ERA.id - Inggris, pada Selasa, (19/7/2021), mengatakan akan secara permanen menempatkan dua kapal perang di perairan Asia menyusul dikirimnya kapal induk Queen Elizabeth dan kapal-kapal pemandu ke Jepang, September lalu.

Upaya ini dilakukan di tengah melebarnya adu pengaruh antara China dengan Amerika Serikat dan Jepang di sejumlah perairan, melansir CNN, (22/7/2021).

"Menyusul pengiriman inagurasi dari pasukan serang, Inggris akan secara permanen menempatkan dua kapal di perairan tersebut mulai akhir tahun ini," sebut Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace, dalam sebuah pernyataan bersama di Tokyo, ditemani Menteri Pertahanan Jepang, Nobuo Kishi.


Kapal induk Inggris, yang membawa pesawat-pesawat jet F-35B, bakal berlabuh di Yokosuka, markas dari komando armada laut Jepang dan juga kapal induk AS USS Ronald Reagan.

Kapal-kapal Inggris tidak akan memiliki markas permanen, sebut juru bicara Kedutaan Besar Inggris di Tokyo, melansir CNN.

Saat tiba di Jepang, nantinya kapal induk Queen Elizabeth dipandu oleh dua kapal perusak, dua kapal frigate, dua kapal pembantu, dan kapal-kapal berbendera AS dan Belanda.

Kapal Queen Elizabeth bakal menuju ke Jepang melewati Laut China Selatan, yang beberapa bagiannya diklaim China dan sejumlah negara Asia Tenggara. Kapal tersebut nantinya akan mampir di India, Singapura, dan Korea Selatan.

Menteri Wallace mengisyaratkan makin tingginya keterlibatan Inggris dalam isu kawasan Laut China Selatan. Ia mengatakan bahwa Inggris suatu saat akan menempatkan unit marinir Littoral Response Group yang telah dilatih untuk menjalankan misi evakuasi dan anti-terorisme.

Tag: jepang inggris laut china selatan kapal perang

Bagikan: