Sempat Ajukan Gugatan, Meghan Markle Akhirnya Minta Maaf Atas Kasus Biografi Finding Freedom

Tim Editor

Meghan markle minta maaf (Twitter/@PHarry_Meghan)

ERA.id - Meghan Markle menyampaikan permintaan maaf ke Pengadilan Banding terkait kasus biografi dirinya dan Pangeran Harry, Finding Freedom. Meghan mengaku 'lupa' telah memberi wewenang ke seorang ajudan terkait informasi dirinya.

Duchess of Sussex membantah dirinya sengaja menyesatkan Pengadilan Tinggi setelah mangajukan banding atas kasus pelanggaran privasi. Meghan menyampaikan permintaan maaf dan mengakui adanya instruksi kepada mantan sekretarisnya, Jason Knauf tentang penulisan buku biografinya, Finding Freedom.

"Saya tidak mendapat manfaat dari melihat email ini dan saya meminta maaf kepada pengadilan atas fakta bahwa saya tidak mengingat pertukaran ini pada saat itu. Saya sama sekali tidak memiliki keinginan atau niat untuk menyesatkan terdakwa atau pengadilan," kata Meghan Markle, dikutip Express UK, Kamis (11/11/2021).


Lalu, kata Meghan, dia dengan sadar mengetahui perjanjian sekaligus pertemuan antara Knauf dengan penulis untuk menyampaikan informasi sesuai dengan pengetahuannya. Bahkan apa pun yang dilakukan oleh Knauf saat itu sudah diketahui oleh dirinya dan Harry.

"Berdasarkan informasi dan dokumen yang telah diberikan oleh Tuan Knauf, saya menerima bahwa Tuan Knauf memang memberikan beberapa informasi kepada penulis untuk buku tersebut dan bahwa dia melakukannya dengan sepengetahuan saya, untuk pertemuan yang dia rencanakan dengan para penulis di kapasitasnya sebagai sekretaris komunikasi," ujarnya.

Dalam sebuah pernyataan tertulis pada bulan September tahun lalu, pengacaranya Justin Rushbrooke QC mengatakan kepada Pengadilan Tinggi bahwa Meghan Markle dan Pangeran Harry tidak pernah bekerja sama dengan penulis buku tersebut.

Bahkan Rushbrooke juga menyebut keduanya tidak pernah melakukan wawancara atau pun memberikan foto kepada penulis Finding Freedom, Omid Scobie dan Carolyn Durand.  

"Penggugat dan suaminya tidak berkolaborasi dengan penulis buku tersebut, mereka juga tidak diwawancarai untuk itu, juga tidak memberikan foto kepada penulis buku tersebut," kata Rushbrooke saat itu.

Salah satu penulis buku, Omid Scobie sempat mengeluh bahwa banyak dari bukunya yang tidak akurat. Selain itu, Knauf juga sempat meragukan klaim Markle yang menyatakan bahwa dia tidak pernah curiga terhadap ayahnya, Thomas Markle untuk mempublikasikan surat tulisan tangannya yang diberikan ke Thomas di tahun 2018.

Thomas sendiri diketahui mengirimkan surat tersebut kepada The Mail On Sudnay, yang akhirnya menerbitkannya sebagian pada Februari 2019. Alhasil Meghan Markle mengajukan gugatan atas pelanggaran hak privasi terhadap dirinya.

Surat kabar itu mengajukan banding terhadap keputusan ringkasan hakim Pengadilan Tinggi awal tahun ini yang melanggar privasi dan hak ciptanya.

"Duchess menunjukkan dalam pesan kepada saya bahwa dia menyadari bahwa ada kemungkinan Tuan Markle akan mempublikasikan surat itu," kata Knauf.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan London itu, Knauf juga banyak menyinggung isi pesan antara dirinya dengan Meghan Markle dan Pangeran Harry terkait buku biografi tersebut. Diketahui dalam buku biografi Finding Freedom berisikan penjelasan dari sudut pandang Meghan Markle dan Pangeran Harry tentang alasan terbesarnya keluar dari anggota kerajaan senior.

Tag: meghan markle pangeran harry meghan markle minta maaf biografi meghan markle

Bagikan: