Umi Pipik Larang Abidzar Al Ghifari Ambil Peran Vulgar, Minta Ganti Pakai Stuntman

| 11 Jan 2023 15:00
Umi Pipik Larang Abidzar Al Ghifari Ambil Peran Vulgar, Minta Ganti Pakai Stuntman
Umi Pipik (Dok: Antara)

ERA.id - Ibunda dari Abidzar Al Ghifari yakni Pipik Dian Irawati alias Umi Pipik mengatakan bahwa dirinya selalu memberikan batasan kepada sang putra saat pengambilan adegan dalam film. Batasan ini termasuk adegan vulgar yang akan dimainkan oleh Abidzar.

"Oh iya (memberikan batasan adegan untuk Abidzar). Baik itu film atau serial, semuanya saat dia dapat tawaran, dia kasih tahu dulu ke saya. Ada skrip misalnya, saya baca dulu," ungkap Pipik dikutip Antara, Rabu (11/1/2023).

"Saya bilang sama managemennya, kalau ada adegan yang vulgar, tolong digantiin. Pakai stuntman (pemeran pengganti). Dan mereka mengiyakan," imbuhnya.

Lalu, kata Umi Pipik, ia sudah berpesan kepada putranya untuk menjadikan dunia hiburan sebagai jalan dakwah. Umi Pipik juga bangga, meskipun Abidzar kini disibukkan dengan proses syuting namun putranya itu tak lupa untuk selalu beribadah.

"Saya bilang, kalau sudah terjun ke dunia hiburan, jadikan dunia kamu sebagai jalan dakwah kamu. Jangan kamu merasa lebih baik. Tapi dengan kita bicara hal-hal baik kan bisa sebagai dakwah," ujar Pipik.

"Alhamdulillah di syuting ini (Balada Si Roy), saya banyak dapat informasi dari orang-orang sekitar tempat dia syuting di Banten. Selagi break, dia sering pegang Al-Qur'an, dibaca," sambungnya.

Abidzar Al Ghifari sendiri merupakan anak kedua dari Pipik Dian Irawati dan almarhum Ustadz Jefri Al Buchori. Abidzar ditunjuk untuk memerankan karakter Roy dalam Balada Si Roy.

Film yang diangkat dari novel karya Gol A Gong itu berkisah tentang Roy yang merupakan murid baru pemberontak yang harus beradaptasi dengan kehidupan barunya di kota pesisir kecil. Perjuangan di kota kecil membawanya pada perjalanan pencarian jati diri, persahabatan, cinta dan menunjukkan wajah asli masyarakat Indonesia di tahun 1980an.

Kala itu, novel tersebut cukup sukses dan banyak dikenal masyarakat Indonesia. Bahkan saat itu novel Balada Si Roy sudah terjual hingga lebih dari 300 ribu eksemplar.

Rekomendasi