Hari Anak Sedunia, Penting Lakukan 5 Kiat Efektif untuk Mencegah Kekerasan Terhadap Anak

Tim Editor

Ilustrasi anak (Foto: Unsplash/MI PHAM)

ERA.id - Dalam rangka memeringati Hari Anak Sedunia yang jatuh pada 20 November, sampai saat ini, kekerasan tengah mengancam kelangsungan hidup anak. Sebagai orang tua, kita pasti tidak ingin anak mengalami kekerasan.  Namun, ini tidak sesederhana kedengarannya. Orangtua selalu waspada untuk melindungi anak dari kekerasan.

Dilansir dari Washington Post pada Jumat (20/11/2020), Untuk itu,sebagai orang tua perlu mengupayakan supaya kekerasan sebisa mungkin dicegah dan diatasi dengan berbegari cara. Berikut upaya yang bisa dilakukan untuk melindungi anak di Hari Anak Sedunia.

1. Membantu Anak Melindungi Diri

Three Children Sitting On StairsIlustrasi Anak (Foto: Pexels/samer daboul)

Maraknya kejahatan fisik mau pun seksual yang terjadi belakangan ini tentunya membuat kamu semakin khawatir dengan keselamatan anak. Inilah saatnya menjelaskan kepada anak bahwa tidak ada seorang pun yang boleh menyentuhnya dengan tidak wajar.

Berikan pemahaman dan ajarkan anak untuk menolak segala perbuatan yang tidak senonoh dengan segera meninggalkan di mana sentuhan terjadi. Ingatkan anak untuk tidak gampang mempercayai orang asing dan buat anak untuk selalu menceritakan jika terjadi sesuatu pada dirinya.

2. Pembekalan Ilmu Bela Diri

Pembekalan ilmu bela diri bisa menjadi salah satu solusi agar anak tidak menjadi korban kekerasan. Selain mengajarkan kepada anak mengenai disiplin dan membentuk mental juga jasmani yang kuat, bela diri bisa digunakan untuk membela diri sendiri dari ancaman-ancaman yang ada. Namun, tetap harus diberikan pengarahan bahwa ilmu bela diri dipelajari bukan untuk melakukan kekerasan.

3. Maksimalkan Peran Sekolah

five children smiling while doing peace hand signIlustrasi Anak (Foto: Unsplash/Larm Rmah)

Sekolah harus memiliki fungsi kontrol sosial, yaitu sekolah memiliki assessment (penilaian) terhadap perilaku anak. Sekolah juga harus menggagas aktivitas-aktivitas internal sekolah yang bersifat positif, memfasilitasi aktivitas orang tua siswa dan siswa minimal setahun sekali seperti yang diterapkan sekolah-sekolah di Jepang. Sekolah juga bisa membentuk petugas breaktime watch dari kalangan pengurus sekolah yang bertugas berkeliling dan memantau kegiatan siswa.

4. Pendidikan Budi Pekerti

Salah satu solusi untuk mencegah krisis moral yang melanda di kalangan generasi penerus adalah mengajarkan budi pekerti, baik di rumah maupun di sekolah. Seperti yang kita ketahui, pendidikan budi pekerti masih belum merata dan belum benar-benar menjadi mata pelajaran wajib di semua sekolah.

5. Laporkan kepada Pihak Berwajib

Kids Sitting On Green Grass FieldIlustrasi Anak (Foto: Pexels/Victoria Borodinova)

Hal terakhir yang harus dilakukan bila terjadi kekerasan fisik, psikis, ataupun seksual adalah segera melaporkan kepada pihak berwajib. Hal ini bertujuan untuk segera diambil tindakan lebih lanjut terhadap tersangka dan mengurangi angka kejahatan yang sama terjadi. Ada pun korban kekerasan harus segera mendapatkan bantuan ahli medis serta dukungan dari keluarga. Selamat Hari Anak Sedunia!

Tag: anak-anak hari anak sedunia hari anak

Bagikan: