Perhatikan Suhu Agar Tetap Tumbuh Subur, Inilah 5 Cara Menumbuhkan dan Merawat Kuping Gajah

Tim Editor

Kuping gajah (Foto: Instagram/@relixapip)

ERA.id - Tanaman tropis dalam genus Alocasia memiliki dedaunan menakjubkan yang menjadi pusat taman atau ruangan. Rimpang atau umbi-umbian besar menghasilkan telinga berbentuk hati atau panah yang sangat besar, yang mengarah ke nama umum yang populer, kuping gajah.

Tanaman ini paling sering ditanam sebagai tanaman hias, tetapi biasanya dibawa ke luar ruangan selama bulan-bulan hangat. Terkadang, telinga gajah ditanam untuk menciptakan tampilan alami. Ada banyak jenis kuping gajah yang bisa ditemui.

Bentuk daun dapat bervariasi dari panah ramping hingga daun lebar berbentuk hati mempunyai urat berwarna-warni dan berbagai tekstur, seperti tebal, lilin, licin, dan mengkilap. Namun, tak sembarang ada memeliharanya.


Terdapat sejumlah cara untuk merawat kuping gajah agar tumbuh cantik dan subur. Berikut cara perawatan kuping gajah, seperti dilansir dari The Spruce.

1. Cahaya

Kuping gajah (Foto: Instagram/@amelia_landscape88)
Kuping gajah (Foto: Instagram/@amelia_landscape88)

 

Kuping gajah bervariasi dari naungan hingga sinar matahari penuh, tergantung pada varietasnya. Warna daun cenderung lebih baik di antara tanaman yang tumbuh paling baik dengan banyak cahaya lainnya. Sebagian besar spesies Alocasia ini akan bertahan hidup di tempat teduh. Kuping gajah sering menerima sinar matahari langsung sesekali bisa terima saat udara dingin sedikit.

2. Tanah

Tanam kuping gajah di campuran pot yang gembur dan dikeringkan dengan baik atau di tanah yang gembur. Maka dari itu, pastikan tanah mendapatkan kelembapan, tetapi tidak basah.

3. Air

Kuping gajah (Foto: Instagram/@aroidfarmer)
Kuping gajah (Foto: Instagram/@aroidfarmer)

Jaga agar tanaman Alocasia tetap lembab sepanjang tahun. Seperti diketahui, kuping gajah adalah tanaman yang menyukai air. Ada garis tipis dengan tanaman ini. Kamu ingin menjaga tanah tetap lembab, tetapi tidak basah. Kuping gajah membutuhkan lebih sedikit air selama bulan-bulan karena tanaman tidak aktif.

Biarkan beberapa inci bagian atas tanah menjadi hampir kering sebelum disiram. Ini akan membantu menjaga tanah tetap lembab secara merata. Tanah yang basah membuat tanaman rentan terhadap infeksi jamur.

4. Suhu dan Kelembaban

Kuping gajah akan menderita di bawah 60 derajat Fahrenheit. Beberapa varietas akan mati kembali selama cuaca dingin dan tumbuh kembali dari rimpang. Kuping gajah membutuhkan dan dapat berkembang di lingkungan yang sangat lembab.

Untuk meningkatkan kelembapan di sekitar tanaman, letakkan kuping gajah di atas nampan berisi kerikil. Lalu, tambahkan air hingga airnya naik tepat di bawah dasar pot. Jauhkan kuping gajah dari angin dingin, seperti jendela, pintu, dan AC.

5. Pupuk

Kuping gajah (Foto: Instagram/@kebunnya_bro)
Kuping gajah (Foto: Instagram/@kebunnya_bro)

 

Kuping gajah bisa menjadi pengumpan berat, terutama spesimen besar. Beri kuping gajah dengan pupuk cair atau fosfor dan berikan setidaknya seminggu dua kali. Nantinya, tanaman ini akan lebih subur dan rimbun.

Tag: Tanaman Hias tanaman kuping gajah

Bagikan: