Tangis Atalia Saat Lihat Kartu Keluarga Tak Ada Lagi Nama Eril, Bertanya Kepada Petugas: Kenapa Dihilangkan?

| 07 Jul 2022 13:36
Tangis Atalia Saat Lihat Kartu Keluarga Tak Ada Lagi Nama Eril, Bertanya Kepada Petugas: Kenapa Dihilangkan?
Nama eril hilang dari KK (Dok: Mata Najwa)

ERA.id - Tangis air mata keluarga Ridwan Kamil kembali pecah kala menceritakan kepergian putra tercinta, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril. Atalia dan Ridwan Kamil tak kuasa menahan tangis kala nama Eril menghilang dari kartu keluarga.

Dalam kanal YouTube Mata Najwa, Atalia dan Ridwan Kamil kembali membuka duka kala harus menceritakan kepergian Eril. Salah satu kesedihan itu diceritakan Atalia saat nama Eril harus dihilangkan dari kartu keluarga (KK).

"Jadi waktu kami urus surat kematian Eril, kan dapat akta (kematian) tuh. Pada waktu dapat akte tuh saya 'oh iya terima kasih pak', terus tiba-tiba 'ini bu sekalian kartu keluarganya.' Saya nangis karena nama Eril udah gak ada kan di situ," kata Atalia sambil menangis, dikutip YouTube Mata Najwa, Kamis (7/7/2022).

Melihat nama putranya sudah tidak ada di dalam daftar kartu keluarga, Atalia sempat marah dan mempertanyakan hal tersebut ke petugas. Namun petugas mengatakan hal itu merupakan bagian dari administratif yang harus diterapkan.

"Jadi saya bilang, 'bapak kenapa diilangin (nama Eril), biarian aja.' Kata bapak (petugas), 'gak bisa bu ini, administratif,' itu sih saya beratnya di situ," tegasnya.

Atalia dan Ridwan Kamil yang kembali mengenang hal itu pun kembali tak kuasa menahan tangis. Namun Ridwan Kamil mengakui bahwa ia tidak tahu bila dalam aturan kependudukan tidak boleh lagi mencantumkan nama anggota keluarga yang telah tiada.

"Kami tidak tau aturan sesimple itu. Cuma mungkin petugasnya tahun depan kali ngasihnya. Lagi momen berduka baca tiba-tiba namanya hilang. Sebenarnya gak ada masalah sih," ungkap Ridwan Kamil.

Diketahui putra pertama Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Aare, Swis, 26 Mei 2022. Jenazah Eril baru bisa ditemukan usai 14 hari dinyatakan hilang dan tenggelam di bendungan Engehalde, Bern.

Setelah ditemukan jenazah Eril dibawa pulang ke Tanah Air untuk dikebumikan di komplek masjid Al Mumtadz, Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Rekomendasi