Tips Kreatif Hemat Biaya Pernikahan

Tim Editor

Ilustrasi (Audrey/era.id)

Jakarta, era.id – Semua orang punya konsep sendiri soal pesta pernikahan. Ada yang glamor dengan segala keriuhan. Tapi tak sedikit juga yang alakadarnya. Buat yang mau mewah tapi tak kuras kantong, kami punya tips. Silakan dicoba.

Menikahlah sekali saja. Konsep ini yang membuat kamu ingin merayakannya dengan sangat berkesan. Calon pengantin ingin pesta pernikahannya jadi momen untuk dikenang para tamu. Itulah mengapa, perempuan biasanya sangat detail dalam memikirkan persiapan pernikahannya.

Tidak jarang, keinginan untuk membuat sebuah pesta pernikahan yang menjadi impian berimbas pada biaya yang tinggi. Padahal kemewahan dan glamor bukan berarti dengan biaya tinggi lho.

Kalian harus ingat, yang terpenting adalah pernikahan, bukan pestanya. Mindset ini penting supaya kalian enggak kalap waktu menyiapkan pesta. 

Kemudian, tentukan alokasi anggaran untuk resepsi. Anggaran ini tentunya harus jujur dan enggak memberatkan kamu serta pasangan maupun orang tua kalian.

Setelah itu, tentukan vendor di kota yang menjadi pilihan kalian untuk melangsungkan pernikahan. Tentu saja vendornya disesuaikan dengan anggaran yang sudah ditentukan.

Pakai dekorasi pesta pernikahan orang Lain

Berdasarkan pengalaman pernikahannya, Vonnie--demikian namanya--mengaku mendapatkan vendor ternama di daerah Surabaya, Jawa Timur dengan separuh harga. Caranya, dengan memakai dekorasi yang sama dengan pesta sebelumnya. 

"Pestaku di hari Minggu, ternyata vendor dekorasiku di hari Sabtu juga sudah deal dengan mempelai lain yang pesta di tempat yang sama. Jadi saya bisa dapat harga murah dengan kualitas sama, karena vendor dekorasi tidak perlu keluar biaya transportasi dan setting ulang," kata Vonnie, kepada era.id, di Jakarta.

Wedding gown second

Di pesta pernikahannya, Vonnie juga tidak malu menggunakam gaun pernikahan bekas dari desainer ternama di Indonesia dengan cara membeli dari pengantin sebelumnya. Katanya, ini justru bisa menekan anggaran dan lebih murah ketimbang membeli gaun baru.

"Pengalamanku, aku bisa dapat wedding gown dari desainer kenamaan Indonesia dengan separuh harga juga. Aku beli dari pengantin yang sebelumnya," katanya.

Biasanya, para desainer tidak mau menyewakan karyanya dan pengantin yang ingin membuat gaun harus membeli, sedangkan mereka tidak mungkin memakai gaun pernikahan itu dua kali. 

"Jadi, belilah gaun pernikahan dari pengantin baru yang mau tidak mau harus membeli gaun tersebut. Ada beberapa forum cek di Instagram atau forum seperti Carousel," ucapnya.


Ilustrasi (Pixabay)

Foto dan video pra-wedding tanpa cetak

Kalian juga bisa menggunakan jasa fotografer ternama tetapi hemat anggaran. Caranya, jangan cetak foto kalian dan mintalah soft copy-nya.  

"Enggak usah pakai foto album atau cetak, jadi mereka cukup kasih soft copy. Lumayan diskon yang didapat, toh nantinya dengan soft copy kita bisa cetak sendiri," kata Vonnie.

Undangan paperless

Undangan paperless juga bisa menjadi alternatif untuk menekan anggaran pernikahan.  Seperti Grace, saat menyiapkan pesta pernikahan, dia menggunakan undangan paperless. Jadi, kalian tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk cetak undangan fisik. 
 
"Ini yang digital (lihat di sini). Tapi ada juga undangan yang dicetak, soalnya banyak teman-teman orang tua kami yang kurang paham kalau pakai undangan digital," tutur Grace.


Ilustrasi (Ilham/era.id)
 

Tag: era-nya nikah milenial

Bagikan: