Tips Rajin Baca Buku Ala Najwa Shihab

Tim Editor

Najwa Shihab. (Twitter @NajwaShihab)

Jakarta, era.id - Masih suka menghabiskan waktu dengan membaca buku? Atau sudah menggeser kebiasaan mengisi waktu luang dengan pantengin linimasa media sosial? 

Banyak remaja mengaku sulit fokus membaca dalam waktu yang cukup lama. Lagi baca buku, sebentar-sebentar, notifikasi ponsel berbunyi. Lantas langsung mengecek pesan yang masuk. Eh, keterusan malah buka Instagram. Bukunya ditutup lagi deh. 

Padahal, membaca itu membuka jendela dunia. Kalau kamu merasa susah untuk rutin membaca, Najwa Shihab punya cara biar kamu bisa membaca dengan rutin dengan cara melatihnya. 

"Kemampuan membaca kita itu sama seperti halnya kita olahraga. Semakin sering kita latihan lari, maka semakin kuat napas kita, semakin kuat otot kita, sehingga kita maraton," kata Najwa dalam acara Young On Top National Conference yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (6/4/2019).


Najwa Shihab saat tampil dalam acara Young On Top National Conference di Jakarta. (Diah/era.id)

Manusia memang punya insting bahasa. Tapi, membaca itu bukan insting. Kata Najwa, membaca itu keterampilan yang harus dilatih terus menerus. Kalau sekarang kita baru baca dua sampai tiga hari, terus bosan, atau baru lima menit kita sudah ngantuk, itu karena kalian tidak melatih daya tahan. Benar kan? 

Lalu, bagaimana melatih daya tahan? Najwa bilang, masukkan budaya membaca menjadi rutinitas agenda sehari-hari. Misalnya, bangun tidur, duduk dulu sambil membaca baca. Atau, lagi mengantre di suatu tempat, baca.

"Minimal itu, idealnya 30 menit sehari membaca. Apalagi yang masuk sekolah atau kuliah. Harusnya minimal 1 atau 2 jam sehari. Kalau tidak kuat 30 menit sehari, dicicil, 5 menit pagi, siang, sore, sampai malam, dikumpulin jadi 30 menit," tutur Najwa. 

Lanjut Najwa, kalau enggak suka buku yang sedang dibaca, taruh bukunya, lalu cari buku lain. Jangan juga menyiksa diri merasa harus menghabiskan satu buku kalau memang kamu enggak suka. 

"Manusia itu sudah menulis buku sejak 2000 tahun yang lalu, pasti ada yang kita suka. Tutup bukunya, cari lagi buku yang lain," tutur Najwa. 

"Yang ketiga, ajak teman diskusikan bukunya, saling mengingatkan. Misalnya, bilang ke teman 'janjian yuk kita baca bukunya Eka Kurniawan, atau Joko Pinurbo'," lanjutnya. 

Coba kamu terapkan ketiga cara itu. Masukkan jadwal membaca dalam kegiatan sehari-hari, cari teman, pastikan membaca 20-30 menit dicicil kalau susah. Percaya aja sama tips dari Duta Buku Indonesia satu ini. 

"Investasi kepada pengetahuan akan menjadi kesempatan terbaik. Kalau kamu menghabiskan uangmu untuk isi kepalamu, tak ada satu pun yang bisa mengambilnya darimu," imbuhnya. 

Tag: buku tips sehat

Bagikan: