Mickey Mouse 'Anak Emas' Walt Disney

Tim Editor

    Keterangan foto: Mickey Mouse merayakan ulang tahunnya yang ke 90

    Jakarta, era.id - Hampir semua orang pasti tahu dengan karakter kartun Mickey Mouse, Donald Duck, dan Goofy dari Walt Disney. Namun siapa sangka, dari semua karakter yang diciptakan Walt bersaudara ini, si tikus Mickey-lah yang paling populer.

    Jika dilihat dari perjalanan sejarahnya, Disney adalah perusahaan animator muda yang memproduksi serial Alice Comedies, film pendek yang menggabungkan cuplikan live-action dengan gambar animasi sehingga aktor manusia tampak berinteraksi dengan karakter kartun, pada tahun 1920-an.

    Sampai akhirnya, Disney Brothers Cartoon Studio yang berpusat di Burbank, California, Amerika Serikat (AS) itu melahirkan karya pertamanya yakni 'Oswald the Lucky Rabbit'. Namun sayangnya karakter kelici bertelinga panjang itu terkendala masalah hak cipta. 

    Hingga barulah pada November tahun 1928, karakter Mickey Mouse lahir di studio itu. Karakter tikus tegak bak manusia itu yang akhirnya membawa Disney menjadi perusahaan multimedia besar.



    Popularitas Mickey Mouse pun mengglobal sejak abad ke-20. Dalam artikel jurnal "The Existence of Mickey Mouse as the Walt Disney Company’s Mascot in the Global Value Chain Perspective", menyebutkan jika karakter Mickey si tikus menjadi aset berharga untuk Walt bersaudara. 

    "Keberadaan Mickey Mouse telah membawa keberhasilan bagi perusahaan Walt Disney sebagai salah satu," tulis S.A. Eka Putri dalam artikelnya yang dimuat Jurnal Sosiologi Universitas Indonesia pada tahun 2019.

    Saking istimewanya Mickey Mouse, pada peringatan hari jadinya yang ke 90 tahun, perusahaan Walt Disney membuat kampanye publik global untuk melanggengkan eksistensi Mickey Mouse di mata dunia. Pada kampanye ini, Walt Disney berkolaborasi dengan perusahaan pengecer dan brand-brand internasional untuk meluncurkan produk-produk baru yang berlisensi Mickey Mouse.

    Dalam rangkaian kampanye itu juga digelar lomba foto di sosial media, menjual merchandise, pameran fesyen, termasuk parade. Hari jadi Mickey Mouse yang ke 90 tahun itu menjadi momen penting untuk mengukuhkan posisi perusahaan yang mendominasi ekonomi global.

    Mickey pun menjadi maskot resmi dari perusahaan Walt Disney. Masih menurut Eka Putri, alasan mengapa Disney memilih Mickey Mouse menjadi maskot resmi karena tokoh kartun itu pernah menyelematkan perusahaan dari kebangkrutan. Pasalnya sejak peluncurannya pada 1928, Mickey menjadi hit di tahun yang sama.

    Disney semakin tajir ketika kakanya Walt, Roy Disney mengusulkan untuk membuat suvenir dan menjual lisensi Mickey. Yang pertama beli lisensi tersebut New York Mirror pada 1930. Media tersebut menayangkan komik Mickey dalam salah satu kolomnya. Pada tahun yang sama, Disney memberi izin kepada George Borgfeldt & Company untuk memproduksi mainan dan produk lainnya yang menampilkan karakter Mickey.



    Penjualan lisensi tersebut semakin lama semakin laku. Pada 1933 disebutkan ada 30 perusahaan di Inggris pemegang lisensi Mickey yang memproduksi berbagai produk seperti sendok, mainan, buku gambar, perhiasan, sampai pisau cukur. Di Eropa, ada 60 harian cetak yang memuat komik Mickey.

    Selain lisensi, Disney juga menambah pendapatan mereka dengan membentuk Mickey Mouse Club pada 1930. Klub itu dibuat untuk anak-anak penggemar Mickey yang memberi ruang bagi anggotanya untuk menunjukkan bakat mereka. Acara pertemuan diisi dengan berbagai kontes seperti kontes mendandani boneka atau kontes membuat mainan pesawat. Pada akhir 1930, 150 bioskop di Amerika memiliki Mickey Mouse Club.

    Sampai saat ini Disney menjadi salah satu perusahaan gurita yang mendulang banyak uang. Pada 2018 misalnya Disney melaporkan laba bersih 1,87 dolar AS (Rp 27.000) per sahamnya seperti dilansir cnbcindonesia.com. Secara total laba bersih yang bisa didapat mencapai 2,92 miliar atau Rp 42 triliun. 

    Tag: serial animasi hari film nasional 2018

    Bagikan :