Dear Pak Yasonna, Tanjung Priok Juga Punya Crazy Rich Kok

| 22 Jan 2020 18:48
<i>Dear</i> Pak Yasonna, Tanjung Priok Juga Punya <i>Crazy Rich</i> Kok
Ahmad Sahroni (Twitter)
Jakarta, era.id - Warga Tanjung Priok menggeruduk Kantor Kementerian Hukum dan HAM untuk memprotes ucapan Menkum HAM Yasonna Laoly yang mengatakan bahwa Tanjung Priok identik dengan kawasan miskin dan melahirkan banyak kejahatan.

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Ahmad Sahroni ikut merespon. Menurtnya, sebagai seorang menteri seharusnya Yasonna bisa menjaga ucapan.

"Sebagai pejabat publik kita sepatutnya memang benar-benar menjaga pernyataan kita, sehingga tidak memunculkan dampak sosial hingga berujung unjuk rasa," ujar Sahroni kepada wartawan, Rabu (22/1/2020).

 

Warga asli Tanjung Priok ini mengakui jika dulu daerah kelahirannya itu memang lekat dengan julukan tempat kumuh dengan tingkat premanisme tinggi. Namun, seiring berjalannnya waktu, Tanjung Priok sudah berkembang dengan tingkat keamanan lebih baik dibandingkan kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Tak hanya tingkat keamanan, Anak Priok ini mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian di Tanjung Priok telah meningkat, salah satunya tampak dari sektor properti. "Dan yang tak kalah penting Pelabuhan Tanjung Priok menjadi barometer dan penopang perekonomian Indonesia," katanya.

Pria yang dikenal sebagai crazy rich Priok ini menyebut aksi warga Tanjung Priok murni karena merasa tersinggung gelisah atas ucapan Yasonna.

"Bukan hanya warga Priok, masyarakat manapun juga akan bergerak menyuarakan kritikannya bila daerah tempatnya lahir, tumbuh dan menetap dituding dengan label negatif," ucap pria yang akrab disapa Roni ini.

 

Youtube: Rans Entertainment

"Sebagai seorang akademisi bergelar Profesor yang juga menjabat seorang menteri, sepatutnya Pak Yasonna mencontohkan sebuah daerah A dengan tingkat kesejahteraan lebih rendah dengan daerah B yang memiliki kondisi sebaliknya, bukan mengeneralisir wilayah tertentu," pungkas Sahroni.

Sahroni lahir dan besar di kawasan Priok. Ia menggeluti bisnis transportasi di sektor kapal tongkang pengangkut BBM. Padahal, Roni muda pernah menjadi sopir antar-jemput anak-anak sekolah, tukang cuci kuali raksasa di dapur kapal pesiar asing, sebelum akhirnya jadi karyawan dan merintis usaha.

Selain Sahroni ada juga Wapres KH Ma'ruf Amin yang tinggal selama puluhan tahun di Tanjung Priok sebelum pindah ke Rumah Dinas di Menteng, Jakarta Pusat.

 

Rekomendasi