Sadis, Ternyata Ada Makhluk yang Tersiksa di Balik Bulu Mata Palsu Cantikmu

Tim Editor

    Ilustrasi bulu mata palsu (Instagram/@enginakyurt)

    Jakarta, era.id - Dalam industri kecantikan, pengunaan eyelash extension atau bulu mata palsu menjadi faktor penunjang penting untuk mempertegas riasan. Untuk beberapa tipe makep, penggunaan bulu mata palsu bisa dipasang berlapis-lapis.

    Namun, untuk makeup sehari-hari, cukup menggunakan eyelash extension satu lapis untuk look natural. Kualitas dan jenis bulu mata pun beragam. Nah, untuk memberi kesan natural biasanya seseorang akan memilih bulu mata yang berbahan halus. 

    Sebagian besar produsen bulu mata mengatakan produk mereka terbuat dari plastik sintetis. Kendati begitu, kamu harus curiga bila ada bulu mata palsu yang tampak sangat natural. Pasalnya, kemungkinan besar bulu mata palsu itu dibuat dari bulu asli hewan carpelai.

    Cerpelai adalah Mamalia yang membentuk Genus Mustela dari Familia Mustelidae. Genus ini beranggotakan cerpelai, singgung dan ermine. Hewan ini berukuran kecil, merupakan predator aktif, bertubuh panjang dan ramping dengan kaki-kaki pendek.


    Cerpelai (Wikipedia)

    Seperti dilansir World of Buzz, Jumat (26/6/2020), ada beberapa merek yang menggunakan cerpelai sebagai bahan dasar bulu mata palsu biasanya mengklaim bahwa produk mereka 100% bebas dari penyiksaan binatang dan dikumpulkan dengan cara yang aman.

    Sayangnya, hal itu dibantah oleh organisasi PETA atau People for the Ethical Treatment of Animals. Menurut mereka, proses pembuatan bulu mata palsu dari cerpelai pasti melibatkan penyiksaan terhadap binatang.

    Sebagai jenis hewan predator aktif, cerpelai cenderung takut pada manusia. Berbeda dengan hewan peliharaan yang bulunya bisa disisir, cerpelai akan marah jika ada yang mendekati bulu mereka.

    Untuk mengatasi hal itu, cerpelai pun harus disimpan dalam kandang yang berada di peternakan khusus. Maka sangat mungkin bila para peternak bulu cerpelai menggunakan kekerasan demi memperoleh bahan bulu mata palsu.

    Selain itu, investigasi lain mengungkap jika cerpelai mungkin saja dibunuh secara sadis untuk  diambil bulunya. Misalnya dengan menyetrum cerpelai hingga leher mereka patah dan kulit mereka terkelupas.

    Saat ini spesies cerpelai Eropa diketahui hanya tersisa 30.000 di alam liar dan ratusan terancam punah.

    Tag: tutorial make up

    Bagikan :