Cara Mudah Melawan Stres, Tersenyumlah...

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Stres jadi ancaman semua orang dengan rutinitas padat setiap hari. Bukan cuma pekerja kantoran, stres juga bisa dialami karena beban pelajaran sekolah atau kampus, bahkan menjadi hantu bagi mereka yang sibuk di dunia hiburan.

Jangan anggap remeh, karena stres bisa memicu seseorang kehilangan kontrol, depresi, bahkan bunuh diri. Dikutip dari berbagai sumber, beberapa pekerjaan yang menuntut totalitas dan tekanan besar adalah artis, pekerja yang terisolasi di lingkungan asing, dan pekerja konstruksi.

Ada beberapa kasus tentang politisi hingga artis yang mengalami stres, depresi, dan berujung pada kematian. Satu contohnya, Alexander Mc Queen. Sebagai seorang artis sekaligus model, dia sangat populer, namun memilih mengakhiri hidupnya pada 2010 karena stres yang berdampak pada depresi berat. Tekanan berat terhadap industri fesyennya, dan kuatnya serangan dari rival membuat 'jatuh'.
 
Kim Jong-hyun, pentolan boyband SHINee ditemukan tewas di sebuah hotel di Kota Seoul, 18 Desember 2017. Para penggemar SHINee seluruh dunia berkabung. Pagi hari setelah kematian Jong-hyun, kabar mengejutkan muncul. Jong-hyun ternyata mati karena bunuh diri.

Musisi rock Dear Cloud's, Nine9, menyampaikan isi pesan yang disampaikan Jong-hyun kepadanya -- dua pekan sebelum hari kematian Jong-hyun -- kepada publik. Kematian Jong-hyun membuka tabir gilanya tekanan industri hiburan Korea Selatan.
 
"Saya hancur dari dalam... Depresi telah perlahan memakan dan melahap saya. Saya tidak bisa mengalahkannya," tulis Jong-hyun dalam suratnya.

Baca Juga : Jalan Terjal Jadi K-Pop Star

Apabila tidak bisa dikendalikan, stres bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh, kardiovaskular, sistem saraf pusat, dan kondisi kesehatan mental. Mengabaikan stres berpotensi menimbulkan kecemasan, insomnia, nyeri otot, tekanan darah tinggi menjadi awal penyakit yang mungkin muncul. Selanjutnya, stres mampu memperparah penyakit berat seperti jantung, depresi, dan obesitas. 


Infografis (ira/era.id)

Tiap individu memiliki cara mengendalikan stres. Tapi, lima tips mengelola stres yang dipublikasikan American Pshychological Association (APA) ini layak kamu coba.

1. Jauhi sumber stres

Sangat menjengkelkan apabila saat keletihan tetapi tetap harus menghadapi banyak persoalan. Jika kamu seorang pekerja kantoran yang sangat hectic dengan berbagai tugas, saat hendak pulang, menerima informasi tagihan cicilan kendaraan atau rumah, di saat bersamaan, pacarmu marah karena sesuatu hal. 

Aduh, apa yang harus dilakukan? Berhenti sejenak! 

Cari waktu istirahat dari kegiatan tersebut, ambil nafas dan berpikir positif untuk menghindari akumulasi stres tanpa meninggalkan tangung jawab. Jika memang kamu merasa sangat tidak produktif dan terus dihantam berbagai masalah, mundur sejenak, pastikan pikiranmu jernih saat akan masuk menghadapi persoalan-persoalan tersebut.

2. Olahraga

APA menyatakan bahwa mampu membangun pikiran positif dalam diri. Dampak dari olahraga akan dirasakan bagi mereka yang melakukannya secara rutin. Seminim-minimnya, 20 menit berjalan, lari, dan berenang dapat memberikan efek langsung. Efek tersebut dianggap mampu mengelola stres selama beberapa jam setelahnya.

Sebagai pekerja kantoran yang sangat sibuk, standing meeting sambil sesekali berjalan ke lobi misalnya, akan sangat berguna sebagai pengganti olahraga.

3. Membiasakan tersenyum

Tidak percaya? Faktanya, APA mengatakan emosi dan ekspresi wajah saling berhubungan sesuai dengan perintah otak. Saat terkena stres berusahalah untuk tertawa atau tersenyum. Kemampuan untuk mengubah emosi dapat meredakan ketegangan dan memperbaiki situasi. 

Dilansir berbagai sumber, ketika kamu tersenyum, hanya ada sekitar 17-26 otot di wajah yang bekerja. Sementara ketika kamu cemberut apalagi marah, ada 43-62 otot wajah yang harus bekerja membentuk mimik tersebut.

4. Dukungan sosial

Jangan pendam stres seorang diri. Segeralah buka komunikasi dengan orang-orang yang kamu percaya. Teman dan keluarga adalah pihak paling bijak untuk diajak berbicara mengenai kondisi kalian. Identifikasi juga sumber stres, apabila di antara mereka adalah sumber stres, maka usahakan berbagi cerita dengan pihak yang tidak terkait.

5. Meditasi

Meditasi dan doa mampu membuat pikiran dan tubuh rileks sekaligus fokus, lepas emosi, dan terbangunnya rasa percaya diri. Kamu enggak perlu waktu lama untuk bermeditasi, sela-sela makan siang atau menjelang pulang kantor. 


Ilustrasi (Pixabay)

Tag: era budaya instan kesehatan

Bagikan: