Black Panther Picu Dibukanya Kembali Bioskop Arab

Tim Editor

Black Panther (Foto: Twitter.com/marvel)

San Francisco, era.id - Black Panther kembali bikin heboh. Setelah memecahkan sejumlah rekor sejak dirilis sekitar dua bulan lalu. Kali ini, film garapan Marvel berperan dalam pencabutan larangan politik sebuah negara.

Dilansir dari NME, Jumat (6/4/2018) Black Panther memiliki peran penting dalam menghentikan larangan bioskop di Arab Saudi yang bertahan sejak 35 tahun lalu. 

Sebuah larangan konservatif yang ditetapkan pada awal tahun '80an telah berakhir pada Desember 2017, ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengumumkan dicabutnya larangan tersebut untuk meningkatkan ekonomi Arab Saudi.

Pencabutan larangan tersebut ditandai dengan penayangan perdana film yang dibintangi Chadwick Boseman di bioskop AMC di Riyadh, sebuah aula orkestra yang terdiri dari 600 tempat duduk mewah, kamar mandi marmer, dan berbagai tingkatan tempat duduk.


(Infografis Arab Saudi membuka bioskop pada 18 April nanti. Selama 30 tahun lebih, Arab Saudi melarang keberadaan bioskop berdasarkan usulan ulama/era.id)

Para analis memprediksi, dengan jumlah warga berusia di bawah 30 tahun yang mencapai 23 juta jiwa, Arab Saudi bakal menjadi pasar yang sangat menguntungkan untuk industri film. Diperkirakan, keuntungan yang didapat per tahunnya bisa mencapai sebesar 1 miliar dolar AS sekaligus menempatkannya dalam daftar 10 pasar film teratas di dunia.

Berkaca pada kesuksesan finansial Black Panther di seluruh dunia, film ini menjadi representasi sempurna dalam upaya peningkatan gairah teatrikal di negara ini. AMC Entertainment bahkan sampai menargetkan membuka 40 bioskop dalam setahun dengan total 100 bioskop dalam lima tahun ke depan. 

Baca Juga : Black Panther Cetak Rekor, dan Rekor Lagi

Sekitar tiga pekan lalu, Black Panther mampu melampaui rekor pendapatan tertinggi yang sebelumnya dipegang The Avengers pada 2012 dengan 623,4 juta dolar AS. Film ini kini menghasilkan 630,9 juta dolar AS. 

Black Panther bahkan menempati posisi kelima dalam daftar pendapatan terbesar sepanjang masa dengan meraup keuntungan 1.237 miliar dolar AS, bergerak melampaui Iron Man yang berada di angka 1.214 miliar dolar AS. 

Dengan hasil ini, Black Panther berpeluang menjadi film superhero terlaris ketiga dalam sejarah box office global. Sebuah pencapaian luar biasa mengingat biaya pembuatannya hanya 200 juta dolar AS.

Apa sih yang enggak bisa dilakukan film ini? Wakanda forever!

Tag: hari film nasional 2018

Bagikan: