Membantu Arsenal Temukan Pemain Lewat Football Manager

Tim Editor

Ilustrasi Cari Pemain Lewat FM (Abid Farhan Jihandoyo/era.id)

Jakarta, era.id - Kisah Arsene Wenger bersama Arsenal telah selesai. Kemarin, Wenger telah menyatakan bahwa dirinya akan mengundurkan diri pada akhir musim. Sejumlah nama pun makin erat dikaitkan dengan kursi kepelatihan Arsenal, mulai dari pelatih Timnas Jerman Joachim Low, arsitek Borusia Dortmund Thomas Tuchel, hingga dua penggawa The Invincibles Squad, Thierry Henry dan Patrick Vieira.

Entah seberapa besar kemungkinan nama-nama itu bakal betul-betul menukangi Arsenal. Yang jelas, kami cukup yakin, masih banyak pendukung Arsenal yang sepakat bahwa beberapa nilai yang dijunjung Wenger selama di Arsenal harus menetap di Emirates Stadium. Soal pengembangan pemain muda misalnya. Selain terbiasa menciduk dari akademi, Arsenal juga perlu menajamkan kembali matanya untuk melihat potensi-potensi muda di luar klub.


Infografis "Merci Arsene Wenger" (era.id)


Lalu, di manakah bakat-bakat itu berada? Jawabannya, ada di mana-mana, di seluruh negara di dunia, di seluruh benua yang membentang. Nah, untuk membantu siapa pun nanti pelatih baru Arsenal, kami telah menelusuri keberadaan sejumlah pemain muda terbaik di dunia. Lewat game simulasi fantasi sepak bola, Football Manager 2018, kami menjaring sejumlah nama dengan potensi keren yang boleh banget buat dijadikan rekrutan Arsenal di musim depan.


1. Patrick Cutrone
 

Patrick Cutrone adalah pemain muda berusia 19 tahun milik AC Milan. Berposisi sebagai penyerang, Cutrone jadi salah satu aset penting yang dimiliki Timnas Italia. Dengan Potential mencapai poin 87, Cutrone dibanderol dengan harga sebesar 2,7 juta Euro. Harga yang kayaknya cukup layak untuk mengisi kekosongan posisi Giroud yang hijrah ke Chelsea pertengahan musim lalu.


2. Joao Felix
 

Kepergian Theo Walcott ke Everton tentu merupakan sebuah kehilangan. Di mana lagi Arsenal bisa menemukan winger sekaliber Walcott?! Jawabnya mungkin di Portugal. Joao Felix, winger berusia 17 tahun ini mulai menunjukkan kebolehannya dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Benfica. Di Football Manager 2018, Felix memiliki nilai Potential 84. Harganya pun dibanderol hanya 27.000 Euro. 


3. Afonso Sousa
 

Nah, yang satu ini betul-betul istimewa. Afonso Sousa. Usianya masih 17 tahun. Sousa masih hijau, meski potensinya sebenarnya sudah lumayan terlihat. Di Football Manager 2018, Sousa memiliki nilai Potential 88. Sebuah nilai yang istimewa, seistimewa harga Sousa yang masih sangat murah, yakni 1.000 Euro. Boleh juga nih kalau Arsenal membeli pemain muda ini, jaga-jaga barangkali Ozil, Wilshere, dan Ramsey betul-betul pergi dalam musim-musim ke depan.


4. Matthijs de Ligt
 


Soal cari pemain muda, rasanya enggak lengkap juga kalau enggak terbang ke Belanda. Di Eredivisie, liga yang lebih mirip kompetisi antar sekolah-sekolah sepak bola ini, banyak banget bisa ditemuin pemain-pemain muda dengan bakat-bakat yang oke punya. Matthijs de Ligt misalnya. Centre Back berusia 17 tahun milik Ajax itu merupakan salah wonderkid paling mencolok di Football Manager 2018. Dengan nilai Potential 85, de Ligt dibanderol dengan harga 5 juta Euro.


5. Alban Lafont (Kiper)
 


Terakhir, nama Alban Lafont mungkin bisa dijadikan sasaran penting buat Arsenal, andai nanti Petr Cech pensiun. Memutuskan untuk membeli kiper muda memang cukup berisiko, sekalipun itu dalam Football Manager. Tapi, nama Alban Lafont bukan nama sembarangan. Di dalam Football Manager, Lafont telah dihargai dengan banderol 2,7 juta Euro. Sebuah harga yang cukup ideal untuk nilai Potential Lafont yang diukur sebesar 84.


Football Manager dan kesibukan bursa transfer liga dunia

Lalu, buat apa kami sulit-sulit membuat konten ini? Cukup bodoh kah kami membuat perencanaan buat klub sebesar Arsenal dari pendataan yang dilakukan di dalam dunia game?

Jawabannya, enggak juga tuh. Sebab, sejumlah pelatih top di dunia pun nyatanya memanfaatkan game Football Manager untuk mencari-cari wonderkid di dunia nyata. Football Manager telah lama dikenal sebagai game simulasi sepak bola yang punya kelengkapan dan akurasi data pemain yang sangat realistis. Bukan kebetulan, sebab Sports Interactive, pengembang Football Manager memang telah menandatangani kerja sama dengan sebuah firma top penyedia data analisis terkait performa pesepakbola dunia, Prozone Sports.

Kerja sama itu memungkinkan Football Manager melakukan sinkronisasi bank datanya dengan tool Recruitter yang dimiliki Prozone. Tool Recruitter itu diketahui kerap digunakan sejumlah klub sepak bola dunia dalam mencari pemain, mulai dari tahap scoutting hingga akhirnya mereka betul-betul memutuskan untuk melakukan rekrutmen.

"Selama bertahun-tahun kita sudah mendengar kisah manajer dunia nyata dan pemantau bakat menggunakan data kami untuk membantu dalam proses perekrutan. Sejak saat ini, semua jadi resmi," tutur Direktur Sports Interactive Studio, Miles Jacobson sebagaimana dikutip dari Miror, Minggu (21/4/2018).

"Manajer di seluruh dunia akan menemukan dan membandingkan para pemain menggunakan data dan sebuah sistem pencarian yang amat familiar untuk para pemain Football Manager," tambahnya.

Menurut informasi yang dihimpun dari situs resmi, terungkap bagaimana kredibilitas terkait data pemain dijaga betul oleh Sports Interactive. Selain bekerja sama dengan Prozone, Sports Interactive juga memiliki lebih dari 1.300 pemantau bakat di seluruh dunia yang secara berkala mengirimkan laporan perkembangan analisa performa pemain-pemain dunia.

Nah, jadi masuk akal ya. Kalau kamu yang memang doyan main Football Manager, kamu bakal tahu banget gimana rasanya menemukan pemain-pemain potensial di Football Manager, yang kemudian di dunia nyata betul-betul bersinar beberapa tahun kemudian.

Tag: arsenal sepakbola asian games 2018

Bagikan: