Roma Tak Cuma Fokus kepada Salah

Tim Editor

Mohamed Salah (Twitter @LFC)

Anfield, era.id - Semifinal pertama Liga Champions antara Liverpool versus AS Roma akan bergulir nanti malam, Selasa (24/4/2018) pelatih Giallorossi Eusebio Di Francesco menolak anggapan yang menyebut Roma melakukan kesalahan besar karena menjual Mohamed Salah ke kubu lawan di awal musim lalu.

Salah bermain selama dua musim di Olimpico, dan setelah hijrah ke Anfield dia menjadi andalan Liverpool dengan gol-gol penentunya. Di Liga Champions, dia bahkan mencetak sembilan gol dari 12 pertandingan dan berhasil membawa The Reds ke babak empat besar.

Di Fancesco memang tidak memiliki kesempatan melatih Salah karena dia baru tiba di Olimpico begitu Salah pergi. Namun ia menegaskan, Roma tidak keliru melego pemain Mesir ke Anfield lantaran Roma bisa mengandalkan Cengiz Under. Menurutnya, pemain Turki berusia 20 tahun itu tampil memukau di musim pertamanya di Serie A. 

Di sisi lain, pelatih juga menegaskan tidak akan berfokus kepada seorang Salah ketika kedua tim bertemu di Anfield nanti malam. Di Fancesco juga tidak akan memberi tugas khusus kepada Kevin Strootman seperti ketika pemain nasional Belanda mengawal Lionel Messi di perempat final.

"Strootman sangat cerdas, tapi saya tidak bisa meyakinkan kamu apakah dia akan ditugaskan mengawal Salah karena kami tidak menyiapkan pertandingan ini berdasarkan Salah," katanya, seperti dilansir dari Soccerway.

"Dan sebagai tambahan, Salah sudah tidak di Roma lagi, tapi saya bisa mengandalkan Under, pemain muda yang berteknik," lanjutnya.

Di Francesco lalu mengatakan, filosofi permainannya timnya adalah terus bermain dan menyerang tanpa harus fokus pada satu pemain. Jika dalam tim lawan ada banyak pemain bagus, maka mereka harus fokus pada semua pemain itu. 

"Bukan cuma Salah," tandasnya.

Baca Juga : Duka Barca, Pesta Roma

Tag: liga champions

Bagikan: