Viral Polisi Gadungan di Cideng Berlagak Periksa Surat-surat Kendaraan, Polda Metro Jaya Terjunkan Reskrim dan Propam

| 31 Jul 2022 21:02
Tangkapan layar media sosial

ERA.id - Polisi masih menyelidiki pria berseragam yang diduga polisi gadungan. Diketahui, pria itu beraksi dengan memeriksa surat kendaraan di kawasan Cideng Jakarta Pusat.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif mengatakan akan melibatkan Propam dan Reskrim dalam menyelidiki pria berseragam yang diduga polisi gadungan tersebut.

"Kita dalami, kita laporkan ke reskrim dan propam untuk di lidik," kata Latif saat dikonfirmasi, Minggu (31/7/2022).

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan di lokasi tersebut.

Lebih lanjut, ia menerangkan berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, polisi gadungan itu pernah memberhentikan beberapa pengendara di kawasan Cideng, Jakarta Pusat.

"Dari keterangan orang-orang di sana tidak tahu dan tidak kenal. (Namun) pernah lihat pengendara yang dihentikan petugas juga namun sudah lama kejadian kemarenpun mereka tidak tahu," tutupnya.

Viral di Medsos

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang polisi yang diduga gadungan tengah menghentikan sebuah mobil silver untuk menanyai surat-surat di kawasan, Cideng, Jakarta Pusat.

Tak lama kemudian datang pengendara lain meneriaki pemilik mobil silver untuk berhati-hati.

“Guys dia bukan polisi asli, hati-hati dia bukan polisi asli woy jangan mau," teriak perekam pada pengendara mobil silver tersebut. Buat semuanya, hati-hati ya saya pernah diberhentiin orang ini di Roxy daerah Cideng dan ngakunya polisi padahal bukan," tulisan dalam video.

“Waktu itu saya tidak sempat merekam kejadian karena masih syok, apa salah saya dibererhetiin gitu aja dengan alasan mau cek surat saya. Dan karena saya bilang keluarga Polri dia takut dan langsung pergi,” sambungnya

Dihubungi terpisah Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut.

“Iya (dilidik-red),” kata Zulpan dalam pesan singkat, Minggu.

Rekomendasi