Yodi Prabowo Sempat Tes di Poli Penyakit Kulit dan Kelamin RSCM

| 25 Jul 2020 14:14
Yodi Prabowo Sempat Tes di Poli Penyakit Kulit dan Kelamin RSCM
TKP Yodi Prabowo tewas (Dok. Antaranews)

ERA.id - Polda Metro Jaya melakukan pelacakan terhadap transaksi perbankan milik Editor Metro TV, Yodi Prabowo mengakhiri hidupnya. Dari catatan perbankan tersebut, diketahui Yodi melakukan transaksi keuangan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menyebut pihaknya sudah melakukan penelusuran hingga ke rekening milik korban. Hasilnya diketahui korban sempat melakukan cek kesehatan dan membayar dengan rekening miliknya sendiri beberapa hari sebelum tewas.

"Tim menemukan adanya catatan transaksi keuangan di RSCM Kencana. Di sana yang bersangkutan melakukan tes dan konsul di RSCM," ujar Tubagus Ade dalam konferensi pers di Markas Polda Metro Jaya, Sabtu (25/7/2020).

Yodi diketahui menjalani tes dan konsul di Poli Penyakit Kulit dan Kelamin RSCM Kencana. Pihak kepolisian menduga pengecekan yang dilakukan Yodi berkaitan dengan penyakit HIV. Pengecekan itu pun disebut Tubagus juga berdasarkan kemauannya sendiri.

Namun, Yodi tak pernah mengambil hasil tes kesehatan yang dijalaninya di RSCM Kencana hingga akhirnya dilaporkan hilang dan ditemukan tewas di pinggir jalan Tol JORR Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada 10 Juli 2020.

Baca juga: Editor Metro TV Lakukan Tiga Kali Tusukan Percobaan Bunuh Diri

Polisi menduga kuat adanya gangguan kesehatan yang membuat Yodi memeriksakan dirinya ke rumah sakit, lantas korban merasa depresi hingga menjadi salah satu motif korban bunuh diri.

"Tapi hasil itu sampai korban meninggal tidak diambil. Ini terkait dugaan bunuh diri. Sangat terkait. Munculnya depresi. Psikologi forensik itu," kata Tubagus.

Lebih lanjut, Tubagus mengatakan pihaknya tidak menemukan ada yang mencurigakan dari transaksi rekening, percakapan WhatsApp, hingga aktivitas Yodi sebelum tewas.

"Tidak ada yang mencurigakan, tidak ada ancaman, atau yang lain di WhatsApp Yodi," pungkasnya.

Rekomendasi