Kemenhub dan KNKT Bakal Investigasi Penyebab Anjloknya Kereta Cepat Jakarta-Bandung

| 19 Dec 2022 20:50
Kemenhub dan KNKT Bakal Investigasi Penyebab Anjloknya Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kereta teknis proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (Tangkapan layar)

ERA.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga saat ini belum bisa memastikan korban dari anjloknya kereta teknis Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) merupakan tenaga kerja asing.

"Saya belum bisa pastikan itu, katanya WNA (tenaga kerja asing) semua. Ini kan memang kontraktornya dari sana (Cina)," kata Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub, Edi Nursalam di sekitar lokasi kejadian, Senin (19/12/2022).

Meski begitu, Edi membenarkan kejadian nahas itu menimbulkan korban jiwa yang berjumlah dua orang.

"Iya sementara begitu (meninggal dunia)," singkat Edi.

Saat ini pihaknya bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah menginvestigasi guna mencari penyebab pasti anjloknya kereta teknis KCJB.

“Dia (KNKT) kan menginvestigasi, dia akan mewawancarai orang yang terlibat, mungkin ada kesalahan alat, akan diteliti apakah manusianya atau alatnya," sambungnya.

Sebelumnya, sebanyak dua orang tewas akibat anjloknya kereta teknis di proyek KCJB pada Minggu kemarin. Keduanya merupakan warga negara asing (WNA) asal China.

"Ya betul info dari Kapolda Jabar (dua korban tewas adalah WNA)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan.

Dedi menjelaskan dua korban tewas itu merupakan teknisi. Berdasarkan informasi didapat, dua WNA China yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut yakni Chang Shin Shang (40) dan Chang Shin Yung (36).

Rekomendasi