ERA.id - Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, seirama dengan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara tak langsung atau dipilih DPRD.
Imin beralasan, pilihan politik itu lebih kondusif. Prabowo, kata Imin, ingin kompetisi politik yang tidak berlebihan, sehingga minim menimbulkan potensi perpecahan.
"Itu termasuk poin-poin pikiran yang kami usung dan beliau amat sangat setuju. Bahkan, politik yang terlampau kompetitif, tiap hari kompetitif, tidak produktif," kata Imin usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu kemarin.
"Kompetisi politik saatnya dibatasi, tidak setiap hari. Tetapi saat-saat tertentu, sehingga lebih produktif bangsa kita. Salah satunya adalah pilkada yang tentu menjadi program untuk dikembalikan pada sistem yang lebih kondusif," jelasnya.
Cak Imin menegaskan, PKB setuju dengan adanya usulan pelaksanaan Pilkada dilakukan secara tidak langsung.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa DPR bersama Pemerintah telah sepakat tidak akan ada revisi terhadap UU Nomor 10/2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah pada tahun ini.
Dasco mengatakan bahwa Rancangan Undang-Undang tentang Pilkada memang tidak ada dalam agenda Program Legislasi Nasional Prioritas 2026. Dengan begitu, dia menegaskan, DPR tak ada rencana membahas UU tersebut.
"Kami sudah sepakat dalam Prolegnas tahun ini tidak masuk agenda pembahasan UU Pilkada," kata Dasco saat konferensi pers bersama Komisi II DPR RI dan Menteri Sekretaris Negara di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.
Ia menyebut bahwa isu pilkada yang akan dipilih oleh DPRD pun belum terpikirkan oleh DPR.