Presiden Jokowi Ada di Istana, Kenapa Ogah Temui Buruh yang Unjuk Rasa?

Tim Editor

Demo buruh (Tsatsia/ Era.id)

ERA.id - Kelompok buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani (KSPSI AGN), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Aliansi Gekanas kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) yang digelar di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (2/11/2020). Sementara Presiden Joko Widodo tetap beraktivitas di Istana Merdeka, Jakarta.

"Hari ini terjadwal kegiatan Bapak Presiden di Istana Negara. Ada beberapa kegiatan," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Dari informasi yang dihimpun, Presiden Jokowi diagendakan akan memberikan pengarahan di dalam Sidang Kabinet Paripurna pada pukul 13.30 WIB.

Saat ditanya apakah Presiden Jokowi maupun pihak istana akan menemui para demonstran, Heru mengatakan kemungkinan ada perwakilan yang akan menemui ribuan pendemo. Namun, dia tak menjawab lebih lanjut siapakah perwakilan tersebut.

"Mungkin akan ditunjuk perwakilan," ujarnya.

Namun hingga kelompok buruh membubarkan sekitar pukul 14:43 WIB, tak ada satu pun perwakilan dari Istana yang menemui demonstran.

Meskipun tak ditemui pihak Istana, namun Presiden KSPI Said Iqbal dan Presiden KSPSI Andi Gani diterima oleh Mahkamah Konstitusi. Mereka sebagai perwakilan buruh hanya menyampaikan pernyataan sikap terkait UU Cipta Kerja.

"Gugatan ini resmi kami berikan bukan hari ini tapi hanya berupa pernyataaan sikap. Tapi nanti setelah nomor (UU Cipta Kerja) itu dikeluarkan pemerintah, kami segera dalam waktu yang pertama akan kami segerakan gugatan ini," kata Said Iqbal Gedung Mahkamah Konstitusi, Senin (2/11/2020). 

Tag: demo buruh buruh omnibus law

Bagikan: